Pastikan Makanan Aman, Pemkot Yogyakarta Dorong SPPG Lengkapi Sertifikat Higiene

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Murid sekolah dasar di daerah Sukajadi Bandung sedang makan siang di saat jeda pekerjaan. (Joke)

Ilustrasi - Murid sekolah dasar di daerah Sukajadi Bandung sedang makan siang di saat jeda pekerjaan. (Joke)

JOGJAOKE.COM, Umbulharjo  — Upaya menjaga mutu dan keamanan pangan terus diperkuat Pemerintah Kota Yogyakarta. Melalui Dinas Kesehatan, Pemkot mendorong seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar segera memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sesuai dengan arahan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mempercepat sertifikasi di seluruh daerah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Lana Unwanah, menjelaskan, sertifikasi ini penting untuk memastikan seluruh proses pengolahan pangan di SPPG berjalan sesuai standar kebersihan dan sanitasi. “Kami memverifikasi berkas dan meninjau langsung ke lokasi. Jika belum memenuhi syarat, kami arahkan untuk perbaikan sebelum SLHS diterbitkan,” ujarnya.

Pemkot menegaskan, pengurusan SLHS bersifat gratis dan dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS). Dokumen wajib mencakup hasil uji laboratorium makanan, pemeriksaan kualitas air, serta sertifikat pelatihan bagi penjamah makanan.

Hingga kini, baru 14 SPPG di Kota Yogyakarta yang telah mengikuti pelatihan keamanan pangan, sementara sisanya masih dalam proses melengkapi persyaratan. Deputi Pengawasan BGN, Letjen (Purn) Dadang Hendrayudha, meminta daerah tidak tergesa-gesa menerbitkan SLHS. “Ada prosedur yang harus dipenuhi. Ini untuk menjamin makanan yang disajikan aman bagi anak-anak penerima program MBG,” tegasnya. (ihd)

Berita Terkait

Pemkot Yogya Pastikan Tidak Ada PPPK Dirumahkan Meski Belanja Pegawai Lampaui 30 Persen
Pemkot Yogya Pastikan Tak Ada PPPK Dirumahkan, Meski Belanja Pegawai Lampaui 30 Persen
Pemkot Yogyakarta Jajaki WFH ASN, Pastikan Layanan Publik Tetap Normal
Wisata Lebaran 2026 Jogja Hampir Capai Target, Kunjungan Tembus 668.000 hingga H+4
Pemkot Yogya Salurkan Zakat dan Bantuan untuk Mahasiswa Korban Bencana
Polresta dan Pemkot Yogya Gelar Pangan Murah Jelang Nyepi dan Idulfitri
Wamira dan KKMP Disinergikan, Pemkot Yogya Perluas Distribusi Sembako dan Kendalikan Inflasi
Pemkot Yogya Buka Posko Konsultasi THR 2026, Layanan Daring hingga Mediasi Disiapkan

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:06 WIB

Pemkot Yogya Pastikan Tidak Ada PPPK Dirumahkan Meski Belanja Pegawai Lampaui 30 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:41 WIB

Pemkot Yogya Pastikan Tak Ada PPPK Dirumahkan, Meski Belanja Pegawai Lampaui 30 Persen

Senin, 30 Maret 2026 - 17:01 WIB

Pemkot Yogyakarta Jajaki WFH ASN, Pastikan Layanan Publik Tetap Normal

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:43 WIB

Wisata Lebaran 2026 Jogja Hampir Capai Target, Kunjungan Tembus 668.000 hingga H+4

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:30 WIB

Pemkot Yogya Salurkan Zakat dan Bantuan untuk Mahasiswa Korban Bencana

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Rp16,4 Miliar Raib, PT DYM Laporkan Kades Mulyodadi ke Polisi

Rabu, 1 Apr 2026 - 08:31 WIB

Bekasi

Rapat Banmus DPRD Bekasi Susun Agenda Kerja April 2026

Rabu, 1 Apr 2026 - 00:07 WIB