Pameran “Living Walls” Jadi Medium Seniman Johan Menyampaikan Pesan Keseimbangan Hidup

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, YOGYAKARTA — Pameran seni INNSiDE Art Exhibition 2026: “Living Walls” tidak hanya menjadi ruang apresiasi karya visual, tetapi juga medium refleksi perjalanan hidup para seniman yang terlibat di dalamnya. Salah satu seniman Bernama Johan, mengungkapkan bahwa karya yang dipamerkannya lahir dari pengalaman personal dan menjadi representasi titik balik kehidupan pascapandemi COVID-19.

Johan menjelaskan, karya yang ditampilkan dalam pameran cenderung mengusung gaya dekoratif-figuratif yang masih memiliki keterkaitan dengan pendekatan naive art, selaras dengan tema besar pameran.

Menurutnya, proses kreatif yang dijalani tidak terlepas dari perjalanan hidup dan pengalaman pribadi yang membentuk cara pandangnya terhadap kehidupan.

“Ini tentang titik balik kehidupan. Proses kekaryaan saya sendiri mengikuti jejak rekam pengalaman hidup,” ujar Johan saat ditemui di sela pameran di INNSiDE by Melia Yogyakarta

Ia mengaku fase setelah pandemi COVID-19 menjadi momentum penting yang memengaruhi arah artistiknya. Dari pengalaman tersebut, Johan mencoba menerjemahkan pesan tentang keseimbangan hidup, pengendalian diri, dan niat baik melalui karya visual yang ia tampilkan.

Dalam karya-karyanya, unsur simbolis hadir lewat permainan warna, garis, dan bentuk visual yang sarat makna. Warna-warna seperti ungu (purple) dan pola garis disebut menjadi simbol proses kehidupan yang terus bergerak.

“Visual saya memang sepintas terlihat naif, tetapi sebenarnya ada simbol-simbol tentang proses kehidupan. Warna ungu, garis-garis, itu menggambarkan perjalanan hidup juga,” katanya.

Sebagai seniman, Johan menilai proses berkarya tidak cukup hanya dilakukan di studio, tetapi juga harus dibarengi dengan keterlibatan aktif di ruang seni publik.

Ia menekankan pentingnya mengikuti pameran, membangun relasi komunitas, hingga membuka peluang kolaborasi untuk memperluas jejaring.

“Kalau namanya seniman, kita harus aktif. Ikut pameran, membangun relasi komunitas, bahkan mengikuti kompetisi untuk memperluas jaringan,” ujarnya.

Johan juga menyampaikan pesan kepada generasi muda, khususnya mahasiswa dan calon seniman, agar tidak ragu menekuni dunia seni meskipun penuh tantangan.

Menurutnya, setiap orang sejatinya memiliki sisi kreatif dan jiwa seni, sehingga yang terpenting adalah keberanian memulai serta konsistensi menjalani proses.

“Jangan takut. Semua orang sebenarnya punya jiwa seni. Kalau sudah punya niat dan keyakinan, proses itu akan membimbing kita. Optimisme penting karena akan membuka jalan dan jaringan,” tuturnya.

Pameran “Living Walls” berlangsung mulai 13/5/26 – 13/11/26) di area INNSiDE by Melia Yogyakarta, Sleman. Pameran ini menghadirkan karya-karya seniman lokal dengan pendekatan visual ekspresif, imajinatif, dan penuh warna sebagai bagian dari penguatan ekosistem seni di Yogyakarta. (Aga)

Berita Terkait

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga
Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil
‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:45 WIB

‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Polisi Masa Depan yang Dipercaya Publik

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:50 WIB