MES DIY Dorong Mahasiswa Pimpin Inovasi Ekonomi Syariah Digital

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎SLEMAN – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY mengajak generasi muda mengambil peran strategis dalam mempercepat transformasi ekonomi syariah di era digital.

Ajakan tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional SEA-SUKA 5.0 bertajuk Digital Innovation in Sharia Economic Systems: Strengthening Resilience and Expanding Inclusive Growth yang digelar ForSEBI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga itu dihadiri ratusan mahasiswa, akademisi, pegiat ekonomi syariah, hingga anggota Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) dari berbagai perguruan tinggi.

Seminar menjadi agenda utama dalam rangkaian SEA-SUKA 5.0 sekaligus memperingati Milad ForSEBI ke-24 dan Milad FoSSEI ke-26.

Wakil Ketua MES DIY, Dr. Priyonggo Suseno, S.E., M.Sc., menegaskan perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah nasional.

Menurutnya, generasi muda harus tampil sebagai motor penggerak inovasi.

“Transformasi digital bukan sekadar perubahan teknologi, tetapi juga perubahan cara berpikir, berinovasi, dan berkolaborasi. Mahasiswa harus menjadi pelaku utama yang menghadirkan solusi bagi pengembangan ekonomi syariah Indonesia,” tegasnya.

Priyonggo menjelaskan berbagai inovasi ekonomi syariah digital kini berkembang pesat, mulai dari fintech syariah, equity crowdfunding syariah, pembayaran digital syariah, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), hingga integrasi keuangan sosial Islam melalui zakat dan wakaf produktif berbasis digital.

“Peluang ini harus dimanfaatkan generasi muda untuk menciptakan ekosistem ekonomi syariah yang lebih modern dan kompetitif,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Program LAZ MKU, Arif Yulianto, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekonomi syariah.

“Sinergi antara lembaga filantropi Islam, perguruan tinggi, komunitas, dan generasi muda sangat penting untuk membangun ekonomi syariah yang inklusif dan memberikan dampak luas bagi masyarakat,” katanya.

Ketua ForSEBI UIN Sunan Kalijaga, Muhammad Ayatullah Nur Ridho, berharap ilmu ekonomi syariah yang dipelajari mahasiswa tidak berhenti pada tataran teori.

“Harapan untuk kita semua khususnya mahasiswa, semoga teori yang dipelajari oleh KSEI tentang keuangan syariah tidak hanya berhenti di ruang diskusi atau kelas semata, namun bisa disalurkan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Senada, Presidium Nasional FoSSEI, Backtiar Akmal, menyebut Milad FoSSEI ke-26 menjadi momentum memperluas literasi ekonomi syariah melalui aksi edukasi di sekolah-sekolah.

“Harapannya, ekonomi syariah dapat menggaung lebih luas dan menjangkau masyarakat sejak dini,” tuturnya.

Wakil Dekan III FEBI UIN Sunan Kalijaga, Dr. Ibi Satibi, S.H.I., M.Si., juga menegaskan komitmen kampus dalam memperkuat pengelolaan dana sosial Islam untuk mendukung pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa.

Melalui SEA-SUKA 5.0, MES DIY menegaskan komitmennya mendukung literasi, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia ekonomi syariah.

“Generasi muda harus menjadi pelopor lahirnya inovasi ekonomi syariah yang adaptif, inklusif, berkelanjutan, dan mampu membawa Indonesia semakin berdaya saing di tingkat global,” pungkasnya.

Berita Terkait

STAK Yogyakarta Bubarkan FJD, Siapkan Divisi Baru Lebih Profesional Berintegritas Bersama
Pria Pencari Pakan Ternak Tewas Terjatuh Dari Pohon Nangka Yogyakarta
Depok Perkuat Pelayanan Publik Lewat Forum Konsultasi Partisipatif Bersama Masyarakat
Gen Z Diajak Wakaf Produktif, Potensi Rp300 Miliar Menggugah Indonesia Bersama
Syauqi Tegaskan Pembangunan Wajib Selaras Lingkungan Demi Masa Depan Berkelanjutan Indonesia
Bangkit Lewat Karakter, SD Muhammadiyah Kolombo Kembali Rebut Kepercayaan Masyarakat Sleman
Heritage Walking Sayidan Perkuat Kerukunan Warga Lewat Semangat Tepung Srawung Dunung
Difabel Taklukkan Gunung Wedon, Kobarkan Semangat Lestarikan Hutan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:17 WIB

STAK Yogyakarta Bubarkan FJD, Siapkan Divisi Baru Lebih Profesional Berintegritas Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:59 WIB

Pria Pencari Pakan Ternak Tewas Terjatuh Dari Pohon Nangka Yogyakarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:20 WIB

Depok Perkuat Pelayanan Publik Lewat Forum Konsultasi Partisipatif Bersama Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:11 WIB

Gen Z Diajak Wakaf Produktif, Potensi Rp300 Miliar Menggugah Indonesia Bersama

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:07 WIB

Syauqi Tegaskan Pembangunan Wajib Selaras Lingkungan Demi Masa Depan Berkelanjutan Indonesia

Berita Terbaru

Yogyakarta

UMY Sabet Dua Emas dan Empat Perunggu pada GTIC II 2026

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:47 WIB