Mendagri Tito Ungkap Penghargaan Pemda Jadi Pemacu Peningkatan Pelayanan Publik

Jumat, 18 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan ajang penghargaan menjadi pengingat agar pemerintah daerah (Pemda) terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan insentif berupa bantuan pemerintah yang dapat digunakan Pemda untuk memperkuat penanganan bencana di wilayahnya.

“Buat tambahan, bukan untuk pribadi tapi nanti kita kirim ke rekening daerah masing-masing bisa digunakan. Tadi saya lihat banyak yang di daerah Flores yang dapat, bisa digunakan juga untuk tangani bencana,” kata Mendagri di acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku-Nusa Tenggara, di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Mendagri menambahkan, insentif tersebut melengkapi tambahan Belanja Tidak Terduga (BTT) yang telah diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto, khususnya untuk penanganan bencana. Ia menyebutkan, tambahan BTT meningkat dua kali lipat dari usulan Kemendagri dengan total Rp200 miliar yang dibagikan ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) serta delapan kabupaten di Pulau Flores.

“Jadi Pak Melki [Gubernur NTT] kayaknya dompetnya tebel juga sekarang ini, untuk bantu bencana,” tutur Mendagri.

Selain untuk bencana gempa, Mendagri memastikan juga telah mengusulkan BTT untuk daerah terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Usulan tersebut juga disetujui oleh Presiden serta telah ditransfer sebesar Rp760 miliar yang dibagi untuk empat provinsi di Kalimantan dan tiga provinsi di Sumatera.

“Untuk penanganan karhutla, ya. Ini kami laporkan juga kepada Bapak Jumhur [Menteri Lingkungan Hidup]. Jadi daerah kita perkuat Pak untuk biayanya dan anggarannya, Pak,” terang Mendagri.

Mendagri berharap Pemda yang belum beruntung semakin termotivasi guna mendapatkan penghargaan pada kesempatan berikutnya. Adapun pada putaran ini, terdapat empat kategori, yakni akses dan kualitas layanan kesehatan, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, program tiga juta rumah, serta pengelolaan sampah dan Indonesia ASRI. Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi dibagi dalam enam regional, meliputi Sumatera, Kalimantan, Jawa-Bali, Sulawesi, Maluku-Nusa Tenggara, dan Papua.

“Bagi rekan-rekan yang belum beruntung, ya semoga bisa terpancing lah dengan adanya award ini. Karena award ini enggak hanya ngasih piala, tapi juga memberikan insentif fiskal,” tutupnya.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya Dorong Penguatan Ekonomi Daerah di Luar Belanja Pemerintah
Mendagri: Penataan PPPK Guru dan Lintas Profesi Masih Terus Dibahas Pemerintah
PSEL Bogor Raya Didorong Jadi Percontohan Nasional Pengelolaan Sampah
Sekjen Kemendagri Dorong DPRD Jatim Tingkatkan Pengawasan APBD Berbasis Data
Wamendagri Wiyagus Tekankan Peran APIP dalam Mencegah Korupsi di Daerah
16 Tahun BNPP, Mendagri Dorong Pengelolaan Perbatasan Semakin Kuat
Lindungi Produktivitas Masyarakat, Wamendagri Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penanggulangan TB
Kemnaker-KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Dukung Pelindungan Ozon

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:07 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Penguatan Ekonomi Daerah di Luar Belanja Pemerintah

Jumat, 18 September 2026 - 07:59 WIB

Mendagri: Penataan PPPK Guru dan Lintas Profesi Masih Terus Dibahas Pemerintah

Jumat, 18 September 2026 - 07:48 WIB

Mendagri Tito Ungkap Penghargaan Pemda Jadi Pemacu Peningkatan Pelayanan Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:03 WIB

PSEL Bogor Raya Didorong Jadi Percontohan Nasional Pengelolaan Sampah

Kamis, 17 September 2026 - 16:38 WIB

Sekjen Kemendagri Dorong DPRD Jatim Tingkatkan Pengawasan APBD Berbasis Data

Berita Terbaru