Mendagri dan CIO Danantara Bahas Transformasi Pendidikan dan Lingkungan Berkelanjutan

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerima kunjungan Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Pandu Patria Sjahrir di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (16/9/2025).

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai isu mulai dari penguatan sektor pendidikan hingga optimalisasi pengelolaan sampah berkelanjutan.

Mendagri menjelaskan, penguatan sektor pendidikan dapat dimungkinkan dengan meniru langkah yang dilakukan oleh Cina dan Singapura. Kedua negara tersebut diketahui telah memperkuat pendidikan generasi mudanya sejak jenjang SMP hingga perguruan tinggi. Para siswa didorong untuk terus berprestasi dan dipacu agar mampu meraih pendidikan terbaik di luar negeri.

“Disekolahkan anak dari fresh graduate SMA sampai S2. Kembali ribuan orang. Setelah itu terjadi express career development,” ujar Mendagri.

Lebih lanjut, keduanya juga membahas kebijakan pemerintah dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Mendagri menegaskan, persoalan sampah merupakan isu krusial yang membutuhkan penanganan ekstra. Ia mengaku bakal terus mendukung penanganan sampah secara komprehensif melalui inovasi teknologi berkelanjutan.

Senada dengan itu, Pandu mengatakan, persoalan sampah memiliki dampak langsung kepada masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda). Di sejumlah daerah diketahui pernah terjadi bencana akibat sampah, salah satunya kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Bali beberapa waktu lalu. Agar tidak terjadi kasus serupa, penanganan melalui teknologi tepat guna dinilai perlu diterapkan.

Pandu menambahkan, pengelolaan sampah melalui inovasi teknologi telah diterapkan di Cina. Diketahui, sampah dikelola menggunakan mesin insinerator yang mampu menekan emisi, bahkan menjadikannya sebagai sumber energi.

“Kemarin dibahas di Financial Times, Pak. Baru kemarin saya baca. Itu sampah yang dibakar sama kapasitasnya, sama yang dihasilkan setiap hari, udah gedean kapasitasnya sedikit,” ujar Pandu.

Oleh karena itu, Pandu berharap dukungan dari Mendagri untuk mendorong langkah serupa dijalankan di daerah. Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan semangat yang terus digalakkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Turut hadir mendampingi Mendagri pada pertemuan tersebut Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal ZA.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, SMSI Tekankan Hak Mendirikan Media Dilindungi Hukum
Pasar Kuala Simpang Kembali Ramai, Ekonomi Warga Aceh Tamiang Menguat
Waspada Konsumsi Herbal Berlebihan, Kandungan Usnic Acid Berisiko bagi Hati
Pemerintah Sediakan Huntara untuk Pemulihan Korban Banjir Aceh Tamiang
Wamendagri Bima Arya Sebut Pemimpin Harus Jadi Agen Harapan bagi Masyarakat
Waisak Nasional 2026 Diproyeksikan Beri Multiplier Effect bagi Ekonomi Magelang
Pemerintah dan Gekrafs Perkuat Perlindungan Hukum bagi Jasa Kreatif Nasional
Ascott Luncurkan Kampanye “Plesiran di Jakarta” Sambut HUT ke-499 Ibu Kota

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:37 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, SMSI Tekankan Hak Mendirikan Media Dilindungi Hukum

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:55 WIB

Pasar Kuala Simpang Kembali Ramai, Ekonomi Warga Aceh Tamiang Menguat

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:32 WIB

Waspada Konsumsi Herbal Berlebihan, Kandungan Usnic Acid Berisiko bagi Hati

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:10 WIB

Pemerintah Sediakan Huntara untuk Pemulihan Korban Banjir Aceh Tamiang

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:02 WIB

Wamendagri Bima Arya Sebut Pemimpin Harus Jadi Agen Harapan bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Jawa Tengah

‎Koramil Watumalang dan Warga Kebut Jembatan Gantung Garuda

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:03 WIB