‎Mahasiswa UMY Belajar Kultur Jaringan, Kenali Potensi Pertanian Kota Jogja

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja – Semangat belajar mahasiswa muda kembali terlihat di lingkungan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta.

‎Sebanyak 66 mahasiswa semester 4 jurusan Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengikuti kunjungan edukasi pada Kamis (7/5/2026).

‎Kegiatan itu menjadi ajang pengenalan teknologi pertanian modern sekaligus eksplorasi potensi pertanian perkotaan.

‎Pimpinan rombongan, Dosen Agroteknologi UMY Innaka, menjelaskan kunjungan tersebut bukan yang pertama kali dilakukan.

‎Menurutnya, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta selalu menjadi lokasi pembelajaran lapangan yang menarik bagi mahasiswa.

‎“Kegiatan ini bertujuan mengenalkan teknik isolasi tumbuhan dalam perbanyakan tanaman melalui kultur jaringan, sekaligus mengenalkan potensi yang dimiliki DPP Kota Yogyakarta,” ujarnya.

‎Rombongan mahasiswa diterima langsung Kepala Bidang Pertanian Eny Sulistyowati, S.P. bersama Katimja Sarpras Elys Tryana, S.P.

‎Dalam kesempatan itu, para mahasiswa mendapatkan penjelasan lengkap mengenai pengembangan pertanian modern, konservasi plasma nutfah, hingga pengelolaan tanaman hortikultura di tengah kawasan perkotaan.

‎Materi kultur jaringan disampaikan Anny Widi Astuti, S.P. secara interaktif. Mahasiswa diajak memahami proses perbanyakan tanaman dengan metode laboratorium yang dinilai lebih efektif dan steril.

‎“Teknologi kultur jaringan sangat penting untuk menjaga kualitas bibit dan mempercepat pengembangan tanaman unggul,” terang Anny di hadapan peserta.

‎Tak hanya belajar di ruang materi, mahasiswa juga diajak berkeliling Kebun Plasma Nutfah Pisang yang dikenalkan oleh Rosit dan Slamet di kawasan kebun hortikultura.

‎Beragam jenis pisang lokal hingga unggulan diperlihatkan kepada mahasiswa sebagai bagian dari edukasi keanekaragaman hayati.

‎Suasana belajar terasa semakin hangat saat peserta disuguhi pisang Ambon Amerika dan Mas Kirana.

‎Kunjungan edukasi tersebut diharapkan mampu menambah wawasan generasi muda terhadap dunia pertanian modern.

‎“Mahasiswa harus mengenal langsung teknologi pertanian dan potensi hayati daerah agar lahir inovasi baru di sektor pangan,” ungkap Eny Sulistyowati.

‎Melalui kegiatan semacam ini, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta berharap minat generasi muda terhadap dunia pertanian terus tumbuh dan berkembang. (waw)

Berita Terkait

Ombak Pantai Baru Terjang Perahu, Satu Nelayan Masih Hilang
IFI dan UGM Satukan Mahasiswa Asia-Prancis Bahas Penerjemahan Global
Fakultas Hukum UWM Gencarkan Musyawarah, Warga Kasihan Antusias Berdiskusi
Ecoprint & Digital Marketing: Dorong Ekonomi Warga Naik Pesat
Pameran “Living Walls” Jadi Medium Seniman Johan Menyampaikan Pesan Keseimbangan Hidup
Pakar Ekonomi Syariah Sebut Disiplin dan Tujuan Hidup Penentu Kesehatan Finansial
KPR Masih Jadi Solusi Realistis bagi Anak Muda Miliki Rumah
Husni Amriyanto Soroti Diplomasi Senyap Muhammadiyah dalam Krisis Rohingya

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:53 WIB

IFI dan UGM Satukan Mahasiswa Asia-Prancis Bahas Penerjemahan Global

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:46 WIB

Fakultas Hukum UWM Gencarkan Musyawarah, Warga Kasihan Antusias Berdiskusi

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:05 WIB

Ecoprint & Digital Marketing: Dorong Ekonomi Warga Naik Pesat

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:31 WIB

Pameran “Living Walls” Jadi Medium Seniman Johan Menyampaikan Pesan Keseimbangan Hidup

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:15 WIB

Pakar Ekonomi Syariah Sebut Disiplin dan Tujuan Hidup Penentu Kesehatan Finansial

Berita Terbaru