IFI dan UGM Satukan Mahasiswa Asia-Prancis Bahas Penerjemahan Global

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Institut Français d’Indonésie (IFI) Yogyakarta bersama Universitas Gadjah Mada bakal mempertemukan seratus mahasiswa dari Prancis, Indonesia, dan Malaysia dalam seminar internasional bertema penerjemahan, interpretariat, serta lokakarya penulisan kreatif.
‎
Kegiatan berlangsung pada 18–22 Mei 2026 dengan format hybrid di Fakultas Ilmu Budaya UGM dan IFI Yogyakarta.
‎
“Seminar ini menjadi ruang bertemunya mahasiswa lintas negara untuk memperkuat dialog budaya dan kompetensi global,” ungkap panitia penyelenggara.
‎
Pembukaan resmi seminar dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei pukul 09.00 WIB di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM (GIK).
‎
Sebanyak 13 narasumber dari Prancis, Malaysia, dan Indonesia dijadwalkan hadir membagikan pengalaman mereka di bidang penerjemahan, interpretariat, hingga penulisan kreatif.
‎
“Kami ingin membuka peluang profesional baru bagi mahasiswa bahasa Prancis di Asia Tenggara,” ujar salah satu koordinator seminar.
‎
Ia menegaskan, dunia penerjemahan kini berkembang sangat cepat dan membutuhkan talenta muda yang adaptif.
‎
Seminar ini juga menyoroti posisi kecerdasan artifisial atau AI dalam praktik penerjemahan modern. Meski teknologi penerjemahan otomatis berkembang pesat, para narasumber menilai peran manusia tetap tak tergantikan.
‎
“Mesin tidak mampu menangkap nuansa budaya, emosi, dan gaya bahasa secara utuh,” kata salah satu pembicara dari Prancis.
‎
Menurutnya, penerjemah dan juru bahasa masih menjadi garda utama dalam diplomasi, hubungan internasional, dan pertukaran budaya antar negara.
‎
Panitia juga menyoroti minimnya karya sastra Indonesia yang diterjemahkan ke bahasa Prancis.
‎
Data seminar menyebutkan, sepanjang 1958 hingga 2019 hanya terdapat 54 novel Indonesia yang diterjemahkan ke bahasa Prancis.
‎
Namun, perkembangan positif mulai terlihat lewat terbitnya novel Sato l’impie karya Eka Kurniawan di Prancis pada Mei 2026.
‎
“Penerjemahan sastra adalah jembatan penting agar dunia mengenal identitas budaya Indonesia,” ujar salah satu penerjemah seminar.
‎
Tak hanya seminar akademik, kegiatan ini juga menghadirkan lokakarya penulisan kreatif yang mengangkat dongeng, cerita lisan, hingga figur naratif khas Indonesia. Para peserta diajak mengeksplorasi penulisan sebagai ruang dialog antara tradisi dan kreativitas modern.
‎
“Menulis kreatif dapat memperkuat rasa percaya diri sekaligus membuka wawasan lintas budaya,” kata narasumber lainnya.
‎
Lokakarya gratis berbahasa Inggris yang terbuka untuk umum akan digelar pada Jumat, 22 Mei 2026.
‎
Seminar ini mendapat dukungan dari
‎Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Erlangga, GIK UGM, serta Institut Français Paris.
‎
Sejumlah tokoh internasional dijadwalkan hadir, di antaranya Léonor Graser, Nathanael Frérot, Elisabeth Inandiak, Jean Pascal Elbaz, Laure Leroy, hingga penerjemah Prancis Cécile Bellat.
‎
Panitia membuka pendaftaran publik untuk lokakarya kreatif melalui tautan resmi pendaftaran. (waw)

Berita Terkait

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Berita Terbaru