‎Layangan Kulon Progo Siap Gegerkan DIY Menuju Festival Dunia

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Kulonprogo – Semangat pelestarian budaya tradisional kembali menggema di Kabupaten Kulon Progo melalui gelaran “Road to The 11th JIKF 2026” berupa Lomba Layangan Tingkat Daerah se-DIY dan sekitarnya.

Kegiatan akbar ini akan berlangsung pada 4–5 Juli 2026 di Lapangan Tayuban, Panjatan.

Ajang tersebut menjadi bagian penting menuju Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026 yang selama ini dikenal sebagai festival layangan bertaraf internasional dan selalu menyedot perhatian wisatawan maupun komunitas layangan dari berbagai daerah.

Panitia menyebut festival ini bukan sekadar perlombaan biasa, melainkan ruang kreatif yang mempertemukan masyarakat, komunitas layangan, hingga generasi muda dalam semangat kebersamaan.

“Kami ingin festival ini menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus hiburan rakyat yang membanggakan daerah,” ujar panitia penyelenggara.

Mereka menilai layangan memiliki filosofi kuat tentang gotong royong, ketelitian, seni, hingga sportivitas yang perlu terus diwariskan kepada generasi muda.

Beragam kategori perlombaan pun disiapkan untuk memeriahkan ajang tersebut.

Untuk peserta dewasa, panitia membuka kategori tradisional, kategori kreasi, serta kategori train naga yang diprediksi menjadi daya tarik utama karena menghadirkan atraksi layangan berukuran besar dan unik di langit Kulon Progo.

Sementara untuk kategori anak, maksimal kelas 3 SMP, akan diperlombakan kategori train naga.

“Kami ingin anak-anak ikut merasakan atmosfer festival budaya sejak dini agar kecintaan terhadap budaya lokal terus tumbuh,” kata panitia.

Antusiasme masyarakat diperkirakan membludak mengingat festival layangan selalu menghadirkan suasana meriah dan penuh warna.

Terlebih, biaya pendaftaran dibuat sangat terjangkau agar semua kalangan dapat berpartisipasi.

Untuk kategori dewasa, biaya pendaftaran sebesar Rp25 ribu per layangan, sedangkan kategori anak hanya Rp10 ribu.

“Kami sengaja membuat biaya pendaftaran murah supaya masyarakat luas bisa ikut ambil bagian dalam festival budaya ini,” ungkap penyelenggara.

Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan total hadiah lebih dari Rp15 juta berupa Trophy Bupati Kulon Progo, sertifikat penghargaan, uang pembinaan, hingga golden ticket menuju JIKF Parangkusumo.

Kehadiran hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi bagi para peserta yang mampu menunjukkan kreativitas dan kemampuan terbaik selama perlombaan berlangsung.

Pendaftaran sendiri telah dibuka mulai 20 Mei hingga 20 Juni 2026 melalui rekening resmi panitia maupun kontak yang telah disediakan.

Festival ini juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung promosi pariwisata di Kulon Progo.

Dengan hadirnya peserta dan komunitas dari berbagai daerah, festival layangan diyakini mampu meningkatkan kunjungan wisata sekaligus memperkenalkan budaya lokal ke tingkat nasional hingga internasional.

“Festival layangan bukan hanya perlombaan, tetapi simbol kreativitas, persaudaraan, dan upaya menjaga warisan budaya Nusantara agar tetap hidup dan dikenal dunia,” tegas panitia.

Dukungan pun datang dari berbagai pihak seperti Wonderful Indonesia, Visiting Jogja, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, hingga sejumlah komunitas budaya dan kepemudaan yang bersama-sama mendorong kemajuan seni budaya daerah. (waw)

Berita Terkait

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga
Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil
‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:45 WIB

‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Berita Terbaru

Yogyakarta

UWM Dorong Royalti Musik Adil Demi Ekosistem Berkelanjutan

Senin, 27 Jul 2026 - 08:54 WIB