Lampung Hasilkan 720 Ribu Ton Sampah per Tahun, Wagub Canangkan Bank Sampah Sekolah

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung – Wakil Gubernur Jihan Nurlela melaunching Program Bank Sampah Sekolah yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) SMAN 2 Bandar Lampung, Kamis (21/8/2025).

Program ini diikuti oleh lima sekolah, yaitu SMAN 1, SMAN 2, SMAN 9, SMKN 1, dan SMKN 4 Bandar Lampung dengan total 200 peserta. Kelima sekolah tersebut akan menjadi pilot project pelaksanaan bank sampah di lingkungan pendidikan.

Wakil Gubernur Jihan Nurlela menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi besar Presiden RI Prabowo Subianto melalui Asta Cita untuk menuntaskan pengelolaan sampah sebelum 2029.

“Hal ini memang sejalan dengan cita-cita Bapak Presiden melalui Asta Cita. Pak Prabowo mencita-citakan sebelum 2029 pengelolaan sampah sudah harus tuntas. Jadi ekosistemnya harus dibangun dari hulu sampai hilir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat saat ini tengah menyiapkan pengelolaan sampah di sektor hilir, termasuk rencana pembangunan waste to energy di TPA Regional Provinsi Lampung. Namun, menurutnya, pekerjaan rumah pemerintah daerah adalah menghidupkan ekosistem pengelolaan sampah sejak dari masyarakat, desa, hingga sekolah.

“Inilah kenapa institusi pendidikan harus bergerak lebih cepat. Sekolah adalah tempat orang belajar dan berpengetahuan, sehingga saya titip agar bank sampah ini tidak sekadar pajangan, tetapi betul-betul hidup ekosistemnya mulai dari habit (kebiasaan) anak-anak di sekolah,” kata Wagub Jihan.

Wagub juga menekankan pentingnya pembiasaan pemilahan sampah di sekolah, baik organik maupun anorganik, serta memberikan pemahaman kepada siswa mengenai potensi pengelolaan sampah.

Ia mengungkapkan, Provinsi Lampung setiap tahun menghasilkan sekitar 720 ribu ton sampah, dengan kontribusi Bandar Lampung sebesar 800 ton per hari. Sementara, dari total 126 SMA/SMK/MA negeri dan swasta di Bandar Lampung, rata-rata sekolah menghasilkan 200–250 kg sampah per hari atau total 31 ton sampah per hari.

“Jadi bisa dibayangkan kalau itu sampah bisa selesai di sekolah bisa tidak dibuang sampai ke hilir atau Tempat Pembuangan Akhir betapa akan berkurangnya sampah-sampah yang tidak dikelola atau sampai di TPA,” kata Wagub.

Lebih lanjut, Jihan menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan sinergi dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk siswa dan guru.

Di akhir, Wagub Jihan menyampaikan harapannya agar program ini dapat menjadi pola hidup berkelanjutan dan diwariskan ke generasi berikutnya.

“Saya titip program ini jangan hanya seremonial saja, tetapi benar-benar menjadi habit dan pola hidup,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy menyampaikan bahwa program bank sampah bukan hanya tentang kepedulian lingkungan, tetapi juga mengajarkan literasi keuangan kepada siswa.

“Program bank sampah ini menjadi suatu titik temu antara peduli lingkungan dengan literasi keuangan, bagaimana para siswa di sisi inklusif keuangan, bisa membuka akses keuangan berupa tabungan yang mereka peroleh nantinya dari hasil pengelolaan sampah,” ujar Otto.

Menurutnya, ada tiga manfaat utama dari program ini, yakni manfaat ekonomi, manfaat pembentukan karakter, serta manfaat edukasi dan kesadaran lingkungan.

Program bank sampah sekolah ini turut mendapat dukungan dari berbagai lembaga keuangan seperti OJK, Bank Mandiri, BNI, BRI, BSI, Bank Lampung serta Coca Cola Europacific partners dan Komunitas Sahabat Gajah. (Nad)

Sumber: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Akses ke Pantai Gigi Hiu Ditingkatkan, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas Pemprov Lampung
Jihan Nurlela Apresiasi Peran EDF dalam Pengelolaan Rajungan Berbasis Keberlanjutan
Pemprov Lampung Matangkan Persiapan HUT REI ke-54 Berskala Nasional
LEDTS 2026, Pemprov Lampung Tekankan Pentingnya SDM Unggul dan Teknologi
Perkuat Sinergi, Lampung Dirikan Tim Khusus Penanganan Konflik Pertanahan
RSUD BNH Kembangkan Layanan Kesehatan Modern, Diresmikan Wagub Lampung
Pemprov Lampung Intensifkan Persiapan PON XXIII Bersama KONI Pusat
Konektivitas Wisata Diperkuat, Gubernur Lampung Tinjau Proyek Strategis Infrastruktur Jalan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:24 WIB

Akses ke Pantai Gigi Hiu Ditingkatkan, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas Pemprov Lampung

Jumat, 17 April 2026 - 17:04 WIB

Pemprov Lampung Matangkan Persiapan HUT REI ke-54 Berskala Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 14:55 WIB

LEDTS 2026, Pemprov Lampung Tekankan Pentingnya SDM Unggul dan Teknologi

Jumat, 17 April 2026 - 08:34 WIB

Perkuat Sinergi, Lampung Dirikan Tim Khusus Penanganan Konflik Pertanahan

Kamis, 16 April 2026 - 15:38 WIB

RSUD BNH Kembangkan Layanan Kesehatan Modern, Diresmikan Wagub Lampung

Berita Terbaru