Bocah Tenggelam Saat Memancing, Tim SAR Bergerak Cepat Evakuasi Korban

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎Sleman – Seorang bocah berusia 10 tahun warga Candibinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat memancing di kawasan Samberembe, Sleman, Selasa (30/6/2026).

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.15 WIB saat korban memancing bersama empat rekannya sebelum diduga terpeleset dan jatuh ke perairan.

Koordinator Unit Siaga Basarnas Sleman, Dhedi Prasetya, mengatakan tim SAR gabungan menerima informasi kejadian dan langsung bergerak menuju lokasi.

“Setelah tiba di lokasi, kami segera melakukan asesmen dan menentukan metode pencarian menggunakan penyelaman,” ujarnya.

Menurut Dhedi, proses pencarian melibatkan personel Unit Siaga Basarnas Sleman bersama unsur SAR gabungan, termasuk TRC BPBD Sleman, TRC BPBD DIY, kepolisian, TNI, relawan, tenaga kesehatan, hingga pengelola lokasi.

“Korban berhasil ditemukan pada kedalaman kurang lebih lima meter dalam kondisi meninggal dunia,” katanya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan korban awalnya memancing bersama empat temannya.

Diduga korban terpeleset hingga tercebur ke dalam perairan dan tidak sempat menyelamatkan diri.

Sejumlah saksi yang berada di lokasi kemudian melaporkan kejadian tersebut sehingga proses evakuasi dapat segera dilakukan.

“Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya,” ungkap Dhedi.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh personel SAR gabungan yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing setelah operasi dinyatakan selesai.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, embung, maupun perairan terbuka, terutama bagi anak-anak.

Petugas mengimbau agar anak selalu berada dalam pengawasan orang dewasa ketika memancing atau bermain di sekitar perairan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.(waw)

Berita Terkait

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti
Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial
KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Polisi Bongkar Peredaran Pil Ilegal, Sita 1.602 Butir di Bantul
Kebaya Satukan Bangsa, Pesonanya Makin Mendunia Lewat Perayaan Budaya
Konser GeMa Merah Putih Bangkitkan Semangat Kebangsaan Bersama
SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam Sungai Oya

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:39 WIB

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:36 WIB

Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:28 WIB

Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:07 WIB

KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:57 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Pil Ilegal, Sita 1.602 Butir di Bantul

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 20:51 WIB