Ketua DPRD Kota Bekasi: Dana Rp100 Juta per RW Fleksibel untuk Kebutuhan Warga

Sabtu, 30 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kota Bekasi – Kabar gembira datang untuk seluruh RW di Kota Bekasi. Anggaran program sebesar Rp100 juta per RW yang merupakan janji kampanye Tri Adhianto–Abdul Harris Bobihoe pada Pilkada lalu, dipastikan akan cair paling lambat Oktober atau November 2025.

Informasi ini disampaikan langsung Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, saat menghadiri Baazar UMKM di RW 21 Pesona Anggrek Harapan Jaya, Sabtu (30/8/2025).

“Iya, legislatif telah mengesahkan anggaran dana hibah Rp100 juta per RW, pencairannya setelah APBD Perubahan disahkan 30 September mendatang, paling lambat Oktober atau November 2025 sudah bisa cair,” ucap Sardi.

Selain dana Rp100 juta per RW, Sardi juga mengungkapkan adanya kenaikan insentif untuk perangkat RT dan RW. Insentif RT naik dari Rp500 ribu menjadi Rp750 ribu, sementara untuk RW dari Rp750 ribu meningkat menjadi Rp1,25 juta.

Terkait penggunaan dana Rp100 juta per RW, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menegaskan bahwa peruntukannya bersifat fleksibel, menyesuaikan dengan kebutuhan warga di lingkungan masing-masing RW. Dana tersebut juga dapat digunakan untuk menunjang operasional wilayah.

“Peruntukannya fleksibel sesuai kebutuhan RW, bisa untuk infrastruktur seperti bidang pendidikan, kesehatan, dan budaya, dan bisa juga untuk sarana dan prasarana lainnya seperti CCTV, Toa dan lainnya,” jelasnya.

Meski demikian, Sardi mengingatkan agar penggunaan dana tersebut tidak menimbulkan persoalan hukum. Ia menekankan perlunya sosialisasi dari inspektorat maupun Aparat Penegak Hukum (APH).

“Ya perlu dilakukan sosialisasi terlebih dahulu oleh inspektorat, Aparat Penegak Hukum (APH), para camat dan pengguna anggaran supaya ini tidak menjadi permasalahan hukum di kemudian hari,” katanya.

DPRD Kota Bekasi pun memastikan akan mengawal pencairan dana hibah Rp100 juta per RW agar berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan penyimpangan.

“Jadi akan kita kawal agar tidak terjadi penyimpangan yang berbuntut pada permasalahan hukum,” pungkas Sardi.(*)

Berita Terkait

Cetak Generasi Unggul, Wawali Harris Bobihoe Ajak Kolaborasi Tebarkan Pemenuhan Gizi Seimbang
Jelang Pembukaan Porprov Jabar XV, Warga Bojong Menteng Gelar Lomba Lukis Mural Bertema WALKER
Jambore Keluarga Kota Bekasi 2026: 1.800 Kader PKK Berkomitmen Perkuat Ketahanan dan Pemberdayaan Keluarga
Bupati Gunungkidul dan Wali Kota Bekasi Buka POR IKG Ke-1 Tahun 2026, 1.500 Atlet Siap Bertanding
Tri Adhianto Hadiri Fesbuk ke-5, Ajak Masyarakat Sukseskan Porprov Jawa Barat 2026
Career Expo 2026 Jadi Ruang Temu Kampus, Perusahaan, dan Pencari Kerja di Bekasi
Lantik Pengurus Karang Taruna 2026–2031, Wali Kota Minta Sinergi dan Pemberdayaan Pemuda
Walkot Mississauga Kanada Lirik Kota Dekat Jakarta, Tri Adhianto: Bekasi Terbuka untuk Kerja Sama

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 15:48 WIB

Cetak Generasi Unggul, Wawali Harris Bobihoe Ajak Kolaborasi Tebarkan Pemenuhan Gizi Seimbang

Minggu, 1 November 2026 - 15:18 WIB

Jelang Pembukaan Porprov Jabar XV, Warga Bojong Menteng Gelar Lomba Lukis Mural Bertema WALKER

Minggu, 1 November 2026 - 15:12 WIB

Jambore Keluarga Kota Bekasi 2026: 1.800 Kader PKK Berkomitmen Perkuat Ketahanan dan Pemberdayaan Keluarga

Minggu, 1 November 2026 - 15:06 WIB

Bupati Gunungkidul dan Wali Kota Bekasi Buka POR IKG Ke-1 Tahun 2026, 1.500 Atlet Siap Bertanding

Minggu, 1 November 2026 - 15:02 WIB

Tri Adhianto Hadiri Fesbuk ke-5, Ajak Masyarakat Sukseskan Porprov Jawa Barat 2026

Berita Terbaru

Yogyakarta

Fokki Desak DPR Bentuk Pansus, Evaluasi Jabatan Gibran

Senin, 2 Nov 2026 - 09:14 WIB