Ketua BKOW Sumsel Lidyawati Cik Ujang Tegaskan Anak Harus Tumbuh Tanpa Rasa Takut dari Perundungan

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BKOW Provinsi Sumsel didampingi jajaran DPPPA Provinsi Sumsel, guru, dan para narasumber

Ketua BKOW Provinsi Sumsel didampingi jajaran DPPPA Provinsi Sumsel, guru, dan para narasumber

JOGJAOKE.COM, Palembang – Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Selatan, Lidyawati Cik Ujang, menegaskan bahwa setiap anak berhak tumbuh dan berkembang tanpa rasa takut akibat perundungan maupun kekerasan di lingkungan sekolah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Sosialisasi Pencegahan Perundungan dan Kekerasan di Lingkungan Sekolah yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sumsel bersama BKOW Sumsel di SMKN 2 Palembang, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan edukatif tersebut diikuti ratusan siswa, guru, serta tenaga kependidikan. Turut hadir sebagai narasumber Psikolog RG. Bambang Harijanto, Dwi Noviani dari KPAID Sumsel, dan Advokat Ridho Junaidi.

Dalam sambutannya, Lidyawati Cik Ujang mengatakan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para guru dan peserta didik mengenai pentingnya mencegah perundungan sejak dini demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

“Sekolah seharusnya menjadi rumah kedua yang nyaman untuk menuntut ilmu dan mengembangkan mental anak. Perundungan tidak seharusnya terjadi di sekolah. Anak-anak harus tumbuh tanpa rasa takut,” tegas Lidyawati.

Ia juga berpesan agar para siswa tidak hanya menjadi korban ataupun penonton ketika menyaksikan tindakan perundungan, melainkan menjadi agen perubahan yang berani saling mengingatkan dan melindungi sesama. Menurutnya, keberanian tersebut akan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat, aman, dan kondusif.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, BKOW Sumsel berharap dapat mendorong terwujudnya lingkungan sekolah yang bebas dari segala bentuk kekerasan, sehingga setiap anak dapat belajar, bertumbuh, dan meraih cita-cita tanpa rasa takut.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut disampaikan Kepala SMKN 2 Palembang, Suparrman. Ia menjelaskan bahwa SMKN 2 Palembang merupakan sekolah kejuruan tertua di Kota Palembang yang memiliki 2.695 siswa, sembilan program keahlian, serta didukung oleh 250 guru dan tenaga kependidikan.

“Terima kasih atas sosialisasi ini. Edukasi seperti ini sangat penting bagi kami, baik untuk peserta didik maupun tenaga pendidik. Mendidik itu ibarat meluruskan tulang yang bengkok, sehingga membutuhkan strategi tertentu,” ujarnya.

Suparrman juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi para guru dalam mendidik siswa saat ini. Menurutnya, dengan adanya aturan terkait hak asasi manusia (HAM), ruang gerak guru dalam memberikan teguran kepada siswa menjadi lebih terbatas.

“Namun, kami tetap berkomitmen mendidik dan membentuk anak-anak ini menjadi generasi terdepan. Kami menerapkan pola asuh yang lembut, namun pada situasi tertentu juga harus bersikap tegas agar mereka memahami batasan dan tanggung jawab,” jelasnya.

Dalam sesi pemaparan materi, para narasumber membahas dampak psikologis perundungan, mekanisme pelaporan apabila terjadi kekerasan di lingkungan sekolah, serta peran hukum dalam memberikan perlindungan kepada anak. Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme para siswa yang aktif bertanya dan berdiskusi. (LSI)

Sumber : adpim sumsel

Berita Terkait

Gubernur Herman Deru Terima Silaturahmi Kepala BPKP Sumsel
Gubernur Herman Deru Sambut Regional CEO Bank Mandiri Region II yang Baru
Herman Deru dan Cik Ujang Hadiri HUT ke-4 Masjid Hj. Sopiah
Herman Deru Kukuhkan Pengurus IKA-Muba 2026–2030, Apriyadi Pimpin Organisasi
APBD Perubahan Sumsel 2026 Disepakati, Herman Deru dan DPRD Teken Nota Kesepakatan
Sumsel Kembali Raih Penghargaan TP2DD Nasional, Digitalisasi Daerah Diperkuat
Herman Deru Tekankan Pentingnya KKSS Sumsel Menjaga Identitas Budaya
Perempuan Sumsel Didorong Mandiri Ekonomi melalui Pelatihan Chunky Bag

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 08:35 WIB

Gubernur Herman Deru Terima Silaturahmi Kepala BPKP Sumsel

Senin, 28 September 2026 - 08:22 WIB

Gubernur Herman Deru Sambut Regional CEO Bank Mandiri Region II yang Baru

Minggu, 27 September 2026 - 08:06 WIB

Herman Deru dan Cik Ujang Hadiri HUT ke-4 Masjid Hj. Sopiah

Minggu, 27 September 2026 - 07:52 WIB

Herman Deru Kukuhkan Pengurus IKA-Muba 2026–2030, Apriyadi Pimpin Organisasi

Sabtu, 26 September 2026 - 11:19 WIB

APBD Perubahan Sumsel 2026 Disepakati, Herman Deru dan DPRD Teken Nota Kesepakatan

Berita Terbaru

Yogyakarta

‎GKR Bendara Kembali Pimpin DPD PUTRI DIY Periode 2026–2030

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:11 WIB