Bergerak Cepat! Pesawat Operasi Teknologi Dry Ice Diberangkatkan Hari Ini di Sumsel

Rabu, 14 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Palembang — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menyampaikan bahwa Sumsel ditunjuk sebagai wilayah percontohan (pilot project) penerapan teknologi dry ice atau es kering. Inovasi ini dihadirkan sebagai salah satu langkah terobosan untuk membantu mengurai kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah tersebut.

Program yang diusulkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ini telah mendapatkan persetujuan langsung dari Presiden dan akan dilaksanakan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Herman Deru mengungkapkan bahwa persiapan operasional penerapan teknologi tersebut terus dimatangkan. Armada pesawat pendukung juga telah disiapkan untuk menebarkan dry ice di titik-titik yang terdampak kabut asap.

“Tadi kita berkomunikasi dengan Kepala BNPB dan petugas yang diutus untuk menindaklanjuti dry ice. Insyaallah tidak ada gangguan. Besok pesawat diberangkatkan dari Bandar Lampung,” ujar Herman Deru saat memberikan keterangan di Griya Agung, Selasa (13/10/2026).

Ia menambahkan, operasi penebaran es kering ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia. Untuk tahap awal, Herman Deru meminta agar pelaksanaannya diprioritaskan di wilayah ibu kota Provinsi Sumsel, yakni Kota Palembang.

“Ini perdana di Indonesia, dan yang saya minta adalah Kota Palembang dulu,” tegasnya.

Terkait teknis pelaksanaan dan penentuan titik koordinat penebaran, Pemerintah Provinsi Sumsel terus berkoordinasi secara intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel. Koordinasi ini dilakukan agar penebaran dry ice dapat dilaksanakan secara tepat sasaran dan efektif.

Penerapan teknologi dry ice ini diharapkan menjadi salah satu upaya untuk membantu menurunkan intensitas kabut asap serta memulihkan kualitas udara di Sumatera Selatan. Apabila pelaksanaannya berjalan sesuai harapan, teknologi tersebut nantinya berpotensi diterapkan di provinsi lain yang juga rawan mengalami karhutla.(lsi)

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

Terobosan Baru Atasi Asap, Gubernur Herman Deru Sambut Uji Coba Teknologi Dry Ice di Sumsel
Herman Deru Apresiasi Keharmonisan Eksekutif-Legislatif di OKI: Kunci Utama Pembangunan!
Tanggapi Pandangan Umum 8 Fraksi DPRD, Pemprov Sumsel Beberkan Arah Prioritas APBD 2027
Tak Cuma Tinjau, Herman Deru Nginap di Lokasi Karhutla OKI untuk Instruksikan Pemadaman
Karhutla Banyuasin, Herman Deru Jajal Teknologi dari Brasil
Sekda Sumsel: Pembangunan Tak Cukup Diukur dari Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Herman Deru Ikuti Salat Istisqa dan Doa Bersama di Griya Agung
Cik Ujang Minta Perguruan Tinggi Berperan Aktif dalam Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Bergerak Cepat! Pesawat Operasi Teknologi Dry Ice Diberangkatkan Hari Ini di Sumsel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Herman Deru Apresiasi Keharmonisan Eksekutif-Legislatif di OKI: Kunci Utama Pembangunan!

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Tanggapi Pandangan Umum 8 Fraksi DPRD, Pemprov Sumsel Beberkan Arah Prioritas APBD 2027

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tak Cuma Tinjau, Herman Deru Nginap di Lokasi Karhutla OKI untuk Instruksikan Pemadaman

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Karhutla Banyuasin, Herman Deru Jajal Teknologi dari Brasil

Berita Terbaru