KemenPUPR Tekankan Pentingnya Aksi Pilah Sampah dalam Peringatan Hari Habitat Dunia 2025

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kota Bekasi – Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu) menggelar Acara Puncak Peringatan Hari Habitat Dunia & Hari Kota Dunia (HHD-HKD) yang digelar di Kota Bekasi bertempat di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Panghudi Luhur, Bekasi Timur pada Senin (27/10)

Tahun ini, HHD-HKD mengusung tema global Urban Crisis Response mengajak kita untuk berperan aktif menghadapi berbagai krisis perkotaan dari kemacetan, banjir, hingga tumpukan sampah yang menekan ruang hidup masyarakat dengan menggaungkan “Aksi Pilah Sampah menuju Indonesia Bersih, Indonesia Sehat: Kota Cerdas yang Manusiawi.”

Acara tersebut bertujuan sebagai refleksi bersama atas kondisi perkotaan dan hak setiap orang untuk bermukim dengan layak, maka dari itu hadir langsung dalam kesempatan tersebut Menteri Kemenpu, Doddy Hanggodo beserta jajaran Direktur Jenderal (Dirjen) pada Kemenpu dan tentu Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, guna menjalin sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kota untuk bersama menunjukkan komitmen dalam mewujudkan Kota yang bersih, sehingga menjadi pemukiman yang ramah huni.

SRMA 13 Panghudi Luhur Kota Bekasi dipilih menjadi lokasi gelaran Acara Puncak HHD-HKD 2025 sebagai bentuk ajakan kepada para siswa-siswi untuk menumbuhkan gerakan Aksi Pilah Sampah serta bertujuan untuk memberikan mereka wadah untuk mulai berani beraksi dalam mewujudkan perubahan yang baik bagi lingkungan sekitarnya.

Acara tersebut juga menghadirkan Luna Maya dan Pandawara Group selaku influecer ternama dalam hal environmental issue untuk mengajak, menghidupkan, dan menggalakkan kampanye “Memilah Sampah dari Sumbernya”.

Indonesia saat ini berhadapan dengan timbunan sampah lebih dari 68 juta ton per tahunnya sejak tahun 2021. Dalam upaya mengurangi volume sampah, Menteri PU, Doddy Hanggodo menjelaskan bahwa Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu dengan prinsip Reduce, Reuse, Recycle atau TPS3R masih diperlukan untuk mengatasi masalah persampahan di Indonesia.

Menteri PU pun menambahkan, “kota-kota besar yang berlokasi di kawasan Jabodetabek, Bandung dan Bali untuk masalah persampahannya dapat mencapai 1.000 ton/hari, sehingga harus ditangani dengan proyek Waste To Energy, namun tidak semua kota menghadapi masalah persampahan seperti kota-kota besar tersebut sehingga sampai dengan saat ini, pemanfaatan TPS3R menjadi langkah pasti untuk mengatasinya, sementara proyek Waste To Energy atau Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) melibatkan badan usaha dan berbagai stakeholder lainnya serta butuh perencanaan yang matang, maka dari itu, perlu jangka waktu yang panjang untuk mengimplementasikannya,” ujar Menteri Doddy

Menimbang volume sampah yang angkanya cukup tinggi dan juga TPST Bantargebang yang kini tinggi gunung sampahnya semakin hari semakin bertambah, Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk berperan dalam mewujudkan lingkungan yang lebih asri dan hijau.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menegaskan bahwa, Pemerintah Kota Bekasi tentu akan terus menjadi garda terdepan dalam mengurangi pencemaran lingkungan dengan melalukan berbagai langkah, yakni dari mulai mengurangi sampah plastik sampai dengan menghemat energi di area kantor.

“Pertama, ASN Pemkot Bekasi diwajibkan memakai Tumbler setiap hari dan kami pun tidak lagi menyediakan air minum kemasan di saat rapat. Kedua, kami mendorong setiap Kecamatan dan Kelurahan untuk menggaungkan aksi pilah sampah mulai dari rumah masing-masing dan untuk terus menghidupkan Bank Sampah di wilayahnya. Terakhir, di kantor, kami terapkan efisiensi jam kerja, mulai dari jam 07.00 sampai maksimal jam 17.00, yang bertujuan untuk menghemat pemakaian listrik sehingga tidak ada lagi energi yang terbuang,” tutup Tri Adhianto. (nr)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Orientasi Maba UM Indonesia, Wali Kota Bekasi: Gelar Penting, Tapi Ubah Mindset Jauh Lebih Penting
Perkuat Program Lingkar Keren, Tri Adhianto Rencanakan Berkantor di RW Mulai 2027
Laga Perdana Adhyaksa Bekasi FC diStadion Patriot, Wali Kota Bekasi Hadir Bersama Kajari
Jelang Porprov Jabar XV 2026, Bekasi Gelar Delegate Registration Meeting
Tak Digelar di Masjid, Wali Kota Bekasi Peringati Maulid Nabi di Pasar Baru, Ini Maknanya
Komisi VIII DPR RI Kunjungi Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi, Bahas Pelayanan dan Penyaluran Bantuan Sosial
Wali Kota Bekasi Pastikan Venue Porprov Jabar 2026 Siap Sambut Atlet dan Penonton
Untuk Memperkuat Pembangunan dan Pelayanan Publik, Wali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:36 WIB

Orientasi Maba UM Indonesia, Wali Kota Bekasi: Gelar Penting, Tapi Ubah Mindset Jauh Lebih Penting

Sabtu, 19 September 2026 - 20:30 WIB

Perkuat Program Lingkar Keren, Tri Adhianto Rencanakan Berkantor di RW Mulai 2027

Sabtu, 19 September 2026 - 08:10 WIB

Laga Perdana Adhyaksa Bekasi FC diStadion Patriot, Wali Kota Bekasi Hadir Bersama Kajari

Jumat, 18 September 2026 - 10:04 WIB

Jelang Porprov Jabar XV 2026, Bekasi Gelar Delegate Registration Meeting

Jumat, 18 September 2026 - 09:51 WIB

Tak Digelar di Masjid, Wali Kota Bekasi Peringati Maulid Nabi di Pasar Baru, Ini Maknanya

Berita Terbaru