Indonesia Emas 2045 Butuh Generasi Unggul, Ini Pesan Wamendagri Bima

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bogor – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas diri dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Ajakan tersebut disampaikannya seiring optimisme berbagai lembaga internasional yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan potensi kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada masa mendatang.

Dalam konteks tersebut, keberadaan sumber daya manusia (SDM) yang unggul menjadi faktor penting untuk mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Saat ini kita tengah mendapatkan bonus demografi [yaitu] ketika [usia] yang produktif lebih banyak daripada lansia dan anak-anak. Tapi, bonus demografi ini enggak selamanya,” jelas Bima saat menyampaikan keynote speech pada acara Kongres IV Blok Pelajar Politik Merdeka di Gedung Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Badan Narkotika Nasional (BNN), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2026).

Dalam forum itu, Bima mengingatkan para pelajar agar tidak terjebak dalam kebingungan menentukan masa depan. Menurutnya, generasi muda harus mampu menyelesaikan persoalan dalam dirinya sendiri serta memiliki arah dan tujuan hidup yang jelas agar dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kualitas generasi muda tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Karena itu, generasi muda perlu tumbuh menjadi pribadi yang aktif, peka terhadap berbagai persoalan sosial, serta mampu menghadirkan solusi melalui kerja sama dan kolaborasi lintas sektor.

“Ingat kata-kata saya. Masa depan akan dimiliki orang-orang yang terampil untuk menggunakan jejaring dan berkolaborasi,” ungkapnya.

Selain membangun semangat kolaboratif, Bima juga mendorong para pelajar untuk terus memperkuat kompetensi dan memperluas wawasan global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Menurutnya, generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia sekaligus tetap menjaga semangat kebangsaan.

Pada kesempatan itu, Bima turut mengingatkan pentingnya memanfaatkan setiap momentum untuk mengembangkan diri. Ia menilai keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan yang dimiliki seseorang, tetapi juga oleh kemauan untuk terus belajar, bergerak, dan mengambil peluang yang ada.

“Semua tokoh-tokoh besar adalah orang-orang yang hebat memanfaatkan momentum. Semua politisi, ilmuwan, pengusaha, itu mereka paham momentum,” tandasnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Tito Serukan Kolaborasi PIKI dalam Membangun SDM Unggul
Papua Punya Peluang Besar, Wamendagri Ribka Haluk Ajak Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Indonesia Emas
Kemendagri Perkuat Iklim Kompetisi Daerah Lewat Apresiasi Pemda 2026
Mendagri Tinjau BSPS Kendari, Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Wamendagri Ribka Haluk Soroti Pentingnya Kearifan Lokal dalam Arah Pembangunan Papua
Mendagri Tito Karnavian Sebut Lulusan IPDN Jadi Inti Kekuatan Birokrasi Pemerintahan
Wamendagri Akhmad Wiyagus: Pengelolaan Sampah Nasional Butuh Keterlibatan Seluruh Elemen Masyarakat
Sekjen Kemendagri Minta K/L Segera Lengkapi Dokumen Administrasi Pascabencana

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:13 WIB

Mendagri Tito Serukan Kolaborasi PIKI dalam Membangun SDM Unggul

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Emas 2045 Butuh Generasi Unggul, Ini Pesan Wamendagri Bima

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:13 WIB

Papua Punya Peluang Besar, Wamendagri Ribka Haluk Ajak Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Indonesia Emas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:29 WIB

Kemendagri Perkuat Iklim Kompetisi Daerah Lewat Apresiasi Pemda 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:17 WIB

Mendagri Tinjau BSPS Kendari, Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru

Jogja

‎Tari Gedruk dan Hadrah Serukan Persatuan, UGM Disorot

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:50 WIB