‎Tari Gedruk dan Hadrah Serukan Persatuan, UGM Disorot

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, SLEMAN – Aksi budaya yang memadukan tari gedruk, hadrah, jathilan, dan pelepasan merpati perdamaian mewarnai kawasan Bundaran UGM, Sabtu (30/5/2026).
‎
Puluhan anak muda yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pecinta dan Pelestari Budaya Indonesia memilih menyampaikan aspirasi melalui kesenian tradisional sebagai simbol persatuan dan penolakan terhadap segala bentuk provokasi di tengah masyarakat.
‎
Di tengah lalu lintas kendaraan dan aktivitas mahasiswa, para peserta membentangkan sejumlah poster bertuliskan “Kembalikan Marwah UGM”, “Hati-hati Lewat Provokasi UGM”, dan “Jaga Jogja”.
‎
Namun alih-alih melakukan orasi keras, mereka menghadirkan pertunjukan budaya sebagai sarana menyampaikan pesan kebangsaan.
‎
“Kami sengaja menggunakan pendekatan budaya karena budaya mengajarkan kebersamaan dan gotong royong. Indonesia ini besar karena mampu menyatukan banyak perbedaan,” ujar Koordinator Umum aksi, Ahmad Tommy Wijaya.
‎
Tommy menegaskan bahwa budaya memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah derasnya arus informasi dan perdebatan publik.
‎
Menurutnya, kesenian tradisional yang tumbuh dari akar budaya bangsa mampu menjadi media yang efektif untuk mengajak masyarakat memperkuat persatuan.
‎
“Budaya adalah identitas bangsa yang mengajarkan toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan. Karena itu kami memilih budaya sebagai bahasa perdamaian,” katanya.
‎
Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga menyampaikan keprihatinan terhadap berkembangnya berbagai narasi yang dinilai berpotensi memperuncing perbedaan di tengah masyarakat.
‎
Mereka menilai ruang intelektual, termasuk kampus, semestinya menjadi tempat lahirnya gagasan yang mencerahkan dan memberikan solusi bagi persoalan bangsa.
‎
“Kritik adalah bagian dari demokrasi, tetapi kritik harus dibangun di atas data, kajian, dan semangat perbaikan, bukan narasi yang menimbulkan keresahan publik,” tegas Tommy.
‎
Massa aksi turut mengajak Universitas Gadjah Mada untuk terus menjaga perannya sebagai kampus kebangsaan yang melahirkan pemikiran-pemikiran besar bagi Indonesia.
‎
Mereka berharap UGM tetap menjadi rumah ilmu pengetahuan yang menjunjung tinggi nilai akademik serta mampu menjaga suasana yang kondusif bagi tumbuhnya dialog yang sehat.
‎
“UGM adalah simbol intelektualitas dan kebangsaan. Kami berharap kampus ini tetap menjadi rumah ilmu pengetahuan yang menghadirkan solusi, bukan ruang yang memunculkan kegaduhan atau polarisasi,” ujarnya.
‎
Menjelang berakhirnya kegiatan, beberapa ekor merpati putih dilepaskan ke udara sebagai simbol perdamaian dan harapan.
‎
Burung-burung tersebut terbang mengitari kawasan kampus sebelum menghilang di langit senja Yogyakarta. Bagi para peserta, momen itu menjadi pesan bahwa persatuan harus terus dijaga di atas segala perbedaan.
‎
“Indonesia akan tetap kuat ketika persatuan ditempatkan di atas kepentingan yang memecah belah. Itulah pesan yang ingin kami sampaikan melalui budaya,” pungkas Tommy.(waw)

Berita Terkait

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Berita Terbaru