HUT ke-4 Paroki Kranggan Jadi Momentum Doa dan Solidaritas untuk Korban Bencana

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Gereja Katolik Santo Stanislaus Kostka, Paroki Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto menyampaikan bahwa wilayah Kranggan memiliki kultur kebhinekaan dan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang kuat. Keberagaman yang hidup di tengah masyarakat, menurutnya, menjadi kekuatan dalam membangun toleransi di Kota Bekasi.

“Ketoleransian ini terbentuk dari adat istiadat dan keberagaman yang ada di masyarakat. Ini menjadi salah satu kekuatan Kota Bekasi sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi,” ujar Tri.

Ia menyampaikan, Kota Bekasi pada tahun 2025 berhasil menempati peringkat kelima sebagai kota paling toleran di Indonesia berdasarkan pemeringkatan Setara Institute. Capaian tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan pada tahun 2026.

“Harapannya, di tahun 2026 ini Kota Bekasi bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. Tentu ini membutuhkan peran dan kebersamaan seluruh masyarakat,” katanya.

Dalam perayaan HUT gereja tersebut, Tri juga mengajak umat Kristiani untuk tidak hanya merayakan kebahagiaan bersama, tetapi turut menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Indonesia yang sedang mengalami musibah.

Ia mengajak seluruh umat untuk bersama-sama mendoakan warga yang terdampak bencana, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan.

“Mari kita bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Tidak hanya dengan doa, tetapi juga dengan kepedulian dan bantuan nyata,” ungkapnya.

Tri juga mengajak masyarakat untuk ikut berdonasi bagi para korban bencana. Ia mengingatkan kembali semangat gotong royong masyarakat Kota Bekasi ketika melakukan penggalangan dana untuk membantu masyarakat Aceh.

Menurutnya, kepedulian tersebut merupakan bukti bahwa Kota Bekasi tidak hanya berbicara mengenai toleransi, tetapi juga mampu menunjukkan solidaritas dan kemanusiaan dalam tindakan nyata.

Ia berharap semangat kebersamaan, toleransi, dan kepedulian tersebut terus terjaga di Kota Bekasi, sehingga keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun daerah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan.(lsi)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Jelang Porprov Jabar XV 2026, Bekasi Gelar Delegate Registration Meeting
Tak Digelar di Masjid, Wali Kota Bekasi Peringati Maulid Nabi di Pasar Baru, Ini Maknanya
Komisi VIII DPR RI Kunjungi Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi, Bahas Pelayanan dan Penyaluran Bantuan Sosial
Wali Kota Bekasi Pastikan Venue Porprov Jabar 2026 Siap Sambut Atlet dan Penonton
Untuk Memperkuat Pembangunan dan Pelayanan Publik, Wali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026
Sepanjang Tahun 2026 Wali Kota Bekasi Berhentikan 24 ASN Akibat Indisipliner
Bekasi Timur Jadi Lokasi Penilaian Klarifikasi Lapangan Anugerah Gapura Sri Baduga 2026
Dinsos Kota Bekasi Distribusikan Permakanan 2026 bagi Warga Penerima Manfaat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:04 WIB

Jelang Porprov Jabar XV 2026, Bekasi Gelar Delegate Registration Meeting

Jumat, 18 September 2026 - 09:51 WIB

Tak Digelar di Masjid, Wali Kota Bekasi Peringati Maulid Nabi di Pasar Baru, Ini Maknanya

Jumat, 18 September 2026 - 09:46 WIB

Komisi VIII DPR RI Kunjungi Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi, Bahas Pelayanan dan Penyaluran Bantuan Sosial

Jumat, 18 September 2026 - 09:39 WIB

Wali Kota Bekasi Pastikan Venue Porprov Jabar 2026 Siap Sambut Atlet dan Penonton

Jumat, 18 September 2026 - 09:27 WIB

Untuk Memperkuat Pembangunan dan Pelayanan Publik, Wali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Lampung

Perkuat Persaingan Usaha, Pemprov Lampung Gandeng KPPU

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:00 WIB