Gubernur Banten Kenalkan Sejarah dan Kepemimpinan kepada Siswa SD Melalui Field Trip

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Lebak – Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan ratusan murid SD Al Azhar Serang di Gedung Negara Provinsi Banten, Selasa (30/9/2025). Bersama siswa, Andra Soni berbaur dan menceritakan tentang sejarah.

Dalam kunjungan belajar atau field trip tersebut, Andra Soni memberikan motivasi belajar kepada siswa kelas 6. Tampak gubernur mengenalkan siapa saja pemimpin Banten dari masa ke masa beserta tugas dan fungsinya. Siswa yang diajak berkeliling Gedung Negara terlihat antusias mempelajari sejarah gedung sambil memberi makan ikan hias.

“Gedung ini merupakan cagar budaya yang dibangun pada tahun 1829 ketika masih dalam pemerintahan Hindia Belanda. Tidak boleh diubah, makanya kita terus rawat agar tetap terjaga dengan baik,” kata Andra Soni kepada anak-anak.

Usai memberi motivasi, Andra Soni mengajak mereka berkeliling untuk mengenalkan seluk-beluk Gedung Negara. Rombongan pertama mengunjungi ruang pemutaran film, dilanjutkan dengan dua ruang storage atau penjara dengan pintu baja bercat abu-abu yang dilapisi besi.

“Ini dulunya difungsikan oleh pemerintahan Hindia Belanda sebagai penjara,” katanya.

Perjalanan kemudian berlanjut ke ruang rapat, musala, hingga kolam ikan yang menjadi favorit siswa karena mereka bisa memberi pakan langsung. Terlihat senyum para siswa sambil terlihat sesekali bergurau antar mereka.

Andra Soni mengapresiasi kunjungan yang dilakukan pengurus sekolah SD Al Azhar Serang. Menurutnya, Provinsi Banten memiliki banyak lokasi bersejarah yang bisa dijadikan sarana pembelajaran bagi anak-anak.

“Salah satunya Gedung Negara ini. Ada juga kawasan Banten Lama yang kaya sejarah panjang dan sangat menarik untuk dipelajari. Jadi field trip seperti ini sudah cocok, kita tidak perlu keluar daerah, karena daerah kita banyak tempat sejarah yang bisa dipelajari,” ujarnya.

Ketua Yayasan Pesantren Islam Mu’awanatusy Syubban Al Azhar Serang Maman Suherman mengatakan, field trip bertujuan memperkaya wawasan siswa di berbagai mata pelajaran, mulai dari Agama Islam, IPAS, Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, hingga bidang lain yang relevan.

“Para siswa juga bisa mendapat pengalaman spiritual dan rekreasi yang edukatif, informatif, serta meningkatkan rasa memiliki untuk ikut menjaga dan melestarikan warisan sejarah,” ungkapnya.(NR)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

BPBD Pandeglang Intensifkan Pemantauan Pasca Banjir, Warga Diimbau Tetap Waspada Cuaca Ekstrem
Ratusan Murid SDN Gerendong 1 Pandeglang Terlantar Akibat Sengketa Lahan Sekolah
Koperasi Merah Putih Palurahan Perkenalkan Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Kerakyatan
Polda Banten Dorong Pembentukan Karakter Pelajar lewat Upacara Bendera Serentak
Kegiatan Isra Mi’raj dan Khotmil Qur’an di Ponpes Al-Barokah Dihadiri Kepala Desa Sindangheula
Prestasi Santri Makhzanul Adzkia Berlanjut di Ajang Mustazan XII Alfata VII 2026
Gubernur Banten Dorong Pengelolaan Sampah dari Sumber melalui Bantuan Toren POC
Peringatan Isra Mi’raj di Kampung Beluwen Jadi Momentum Penguatan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:03 WIB

BPBD Pandeglang Intensifkan Pemantauan Pasca Banjir, Warga Diimbau Tetap Waspada Cuaca Ekstrem

Senin, 19 Januari 2026 - 15:15 WIB

Koperasi Merah Putih Palurahan Perkenalkan Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:47 WIB

Polda Banten Dorong Pembentukan Karakter Pelajar lewat Upacara Bendera Serentak

Senin, 19 Januari 2026 - 09:59 WIB

Kegiatan Isra Mi’raj dan Khotmil Qur’an di Ponpes Al-Barokah Dihadiri Kepala Desa Sindangheula

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:50 WIB

Prestasi Santri Makhzanul Adzkia Berlanjut di Ajang Mustazan XII Alfata VII 2026

Berita Terbaru