Generasi Muda Dorong Inovasi Bisnis Berbasis Budaya Nasional

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Sleman – Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram (FE UWM) menggelar Webinar Nasional bertema “Peran Generasi Muda dalam Inovasi Bisnis Berbasis Budaya”, Senin (24/11).

‎Lebih dari 150 peserta bergabung melalui Zoom Meeting. “Webinar ini kami desain untuk memperkuat kreativitas, kolaborasi, dan karakter kewirausahaan berbasis kearifan lokal,” ujar Dekan FE UWM, Dr. Jumadi, S.E., M.M.

‎Ia menegaskan bahwa inovasi bisnis tidak boleh tercerabut dari akar budaya yang menjadi identitas bangsa.

‎Dalam sambutannya, Jumadi menekankan urgensi peran generasi muda dalam ekonomi kreatif.

‎“Anak muda adalah motor perubahan. Mereka harus menjadi pencipta peluang, bukan sekadar penikmat tren,” tegasnya.

‎Sesi kemudian dipandu secara dinamis oleh Alem Janitra, S.E., M.Ak., yang memastikan diskusi berjalan interaktif dan mudah diikuti.

‎Moderator juga menyebut bahwa webinar ini merupakan bagian penting dari rangkaian akademik FE UWM sepanjang 2025.

‎Empat narasumber dari berbagai perguruan tinggi nasional turut memperkaya forum. Dr. Hadi Purnomo (Universitas Kristen Immanuel) menyoroti “tantangan kompetisi global bagi bisnis berbasis budaya”.

‎Dr. Siska Ernawati Fatimah, CMA (Universitas Swadaya Gunung Jati) menekankan bahwa “anak muda harus membangun kreativitas dan kolaborasi lintas sektor agar bisnisnya relevan”.

‎Sementara itu, Dr. (Cand) Wulan Dari (UWM) menjelaskan bahwa “cultural business memiliki potensi besar jika dibaca dari perspektif akuntansi global”.

‎Dr. Alexander Barus (Universitas IBBI Medan) menambahkan bahwa kekuatan budaya dapat menjadi “diferensiasi pasar yang sulit ditiru”.

‎Acara yang digelar sejak pukul 09.00 WIB ini diikuti peserta dari berbagai wilayah Indonesia.

‎Peserta memperoleh sertifikat, jejaring akademik, dan wawasan aplikatif yang bisa diterapkan langsung dalam pengembangan bisnis budaya.

‎“Kami ingin mahasiswa dan generasi muda tidak hanya memahami budaya, tetapi mampu mengonversinya menjadi nilai ekonomi,” tutup panitia.

‎FE UWM berharap webinar ini membangun ekosistem pendidikan yang inovatif, berakar pada budaya, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

(waw)

Berita Terkait

Ombak Pantai Baru Terjang Perahu, Satu Nelayan Masih Hilang
IFI dan UGM Satukan Mahasiswa Asia-Prancis Bahas Penerjemahan Global
Fakultas Hukum UWM Gencarkan Musyawarah, Warga Kasihan Antusias Berdiskusi
Ecoprint & Digital Marketing: Dorong Ekonomi Warga Naik Pesat
Pameran “Living Walls” Jadi Medium Seniman Johan Menyampaikan Pesan Keseimbangan Hidup
Pakar Ekonomi Syariah Sebut Disiplin dan Tujuan Hidup Penentu Kesehatan Finansial
KPR Masih Jadi Solusi Realistis bagi Anak Muda Miliki Rumah
Husni Amriyanto Soroti Diplomasi Senyap Muhammadiyah dalam Krisis Rohingya

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:53 WIB

IFI dan UGM Satukan Mahasiswa Asia-Prancis Bahas Penerjemahan Global

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:46 WIB

Fakultas Hukum UWM Gencarkan Musyawarah, Warga Kasihan Antusias Berdiskusi

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:05 WIB

Ecoprint & Digital Marketing: Dorong Ekonomi Warga Naik Pesat

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:31 WIB

Pameran “Living Walls” Jadi Medium Seniman Johan Menyampaikan Pesan Keseimbangan Hidup

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:15 WIB

Pakar Ekonomi Syariah Sebut Disiplin dan Tujuan Hidup Penentu Kesehatan Finansial

Berita Terbaru