DPRD Kota Bekasi Tekankan Sinergi dengan Provinsi untuk Tangani Banjir Perbatasan

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kota Bekasi – Masalah banjir masih menjadi keluhan utama warga Kota Bekasi dalam agenda reses anggota legislatif awal tahun ini. Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar, Dariyanto, mengungkapkan bahwa dari enam titik reses yang ia sambangi, mayoritas masyarakat mendesak penanganan banjir yang efektif, terutama di wilayah Bekasi Timur dan Medan Satria.

“Dari sebagian besar kegiatan reses yang kami lakukan, mayoritas konstituen mengeluhkan permasalahan banjir yang terjadi sejak awal tahun hingga pertengahan Februari ini,” ujar Dariyanto saat ditemui usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Rabu (18/2/2026).

Dariyanto menyoroti kondisi krusial di wilayah Kelurahan Bekasijaya, khususnya di RW 14 dan sebagian RW 02. Menurutnya, titik sumbat utama berada pada drainase menuju Kali Busa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bekasi. Aliran air dari Polder Arenjaya seringkali terhambat karena kondisi saluran di wilayah tetangga yang belum optimal.

Menanggapi hal tersebut, Dariyanto mengaku telah melakukan komunikasi langsung dengan Wali Kota Bekasi dalam forum paripurna. Fokus utama saat ini adalah melakukan pembenahan dan normalisasi di Kali Busa.

“Saluran pembuangan dari Polder Arenjaya itu bermuara ke wilayah Kabupaten. Saat ini perapihan sedang dilakukan di Kelurahan Medan Satria, setelah itu alat berat akan segera bergeser ke Kali Busa. Harapannya, hambatan pembuangan menuju Kali Bekasi bisa segera tertanggulangi,” jelasnya.

Terkait kendala koordinasi wilayah, Dariyanto menepis adanya kesalahan kajian teknis dalam pembangunan polder. Ia menegaskan bahwa persoalan ini murni mengenai kewenangan lintas daerah yang menjadi domain Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Namun, ia optimis percepatan pembangunan dapat dilakukan berkat dukungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Skema komunikasi intensif antara Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, hingga DKI Jakarta terus diupayakan demi kelancaran aliran air di wilayah perbatasan.

“Melalui perencanaan kita dan izin dari Kabupaten, serta percepatan yang didorong Kang Dedi Mulyadi sebagai Gubernur, hal ini bisa kita eksekusi. Komunikasi lintas wilayah, termasuk dengan DKI Jakarta untuk area Medan Satria, diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan banjir di Kota Bekasi,” pungkasnya.

(Denis)

Berita Terkait

Diana Wahyu Widiyanti Jadi Kajari Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari Dapat Amanah Baru
Tri Adhianto Kukuhkan 1.300 Pramuka, Siapkan Generasi Berkreasi dan Mandiri di Jambore Nasional XII
Puskesmas Mustikasari Perkuat Layanan Prolanis untuk Kendalikan Penyakit Kronis
83,10 Persen Pemuda Bekasi Tak Merokok, Pemkot Perkuat Kawasan Tanpa Rokok
Kelola Sampah Jadi Energi Terbarukan, Harris Bobihoe Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Kekompakan Satlinmas Kota Bekasi Mengemuka di Lomba Peraturan Baris Berbaris
Presiden Prabowo Undang Putra Pengetik Naskah Proklamasi, Wawali Harris Bobihoe Jadi Pembawa Pesan
Harris Bobihoe Beri Apresiasi Tinggi kepada Atlet Paralimpik Berprestasi

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Diana Wahyu Widiyanti Jadi Kajari Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari Dapat Amanah Baru

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Tri Adhianto Kukuhkan 1.300 Pramuka, Siapkan Generasi Berkreasi dan Mandiri di Jambore Nasional XII

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Puskesmas Mustikasari Perkuat Layanan Prolanis untuk Kendalikan Penyakit Kronis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:45 WIB

83,10 Persen Pemuda Bekasi Tak Merokok, Pemkot Perkuat Kawasan Tanpa Rokok

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Kelola Sampah Jadi Energi Terbarukan, Harris Bobihoe Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Berita Terbaru