Dosen UWM Gembleng Siswa SMAN 1 Sedayu Kuasai AI Peduli Lingkungan Sejak Dini

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Bantul – Program Studi Teknik Industri Universitas Widya Mataram menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMA Negeri 1 Sedayu, Rabu (13/5).
‎
Kegiatan yang diikuti lebih dari 90 siswa kelas XI itu fokus membekali generasi muda menghadapi tantangan transformasi digital hingga isu lingkungan global.
‎
“Kami ingin siswa tidak hanya melek teknologi, tetapi juga sadar kesehatan dan peduli lingkungan,” ujar salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut.
‎
Pada sesi pertama, dosen Teknik Industri UWM, Iva Mindhayani membawakan materi bertajuk “Generasi Sadar K3: Edukasi Ergonomi dan Budaya Keselamatan bagi Siswa di Era Transformasi Digital”.
‎
Ia menyoroti kebiasaan remaja menggunakan gawai tanpa memperhatikan posisi tubuh yang berpotensi memicu gangguan otot dan sendi.
‎
“K3 bukan hanya milik pekerja industri besar, tetapi harus diterapkan juga dalam aktivitas belajar sehari-hari,” tegasnya.
‎
Materi berikutnya disampaikan Siti Lestariningsih melalui sesi “Penyuluhan dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Menjadi Barang Bernilai Tambah”.
‎
Dalam paparannya, Siti mengajak siswa mengubah cara pandang terhadap sampah menjadi peluang ekonomi kreatif.
‎
“Sampah bukan sekadar masalah lingkungan, tetapi bisa menjadi produk bernilai estetika dan ekonomi jika diolah secara inovatif,” katanya.
‎
Ia berharap semangat green entrepreneurship mulai tumbuh di kalangan pelajar Bantul.
‎
Sementara itu, Intan Permatasari memperkenalkan pelatihan prompt engineering berbasis framework Role-Task-Context untuk meningkatkan kreativitas digital siswa.
‎
Menurutnya, kemampuan berinteraksi dengan Artificial Intelligence (AI) akan menjadi keterampilan penting di masa depan.
‎
“AI bukan hanya alat bantu mengerjakan tugas, tetapi sarana menciptakan karya digital yang kreatif, orisinal, dan solutif,” jelas Intan di hadapan peserta yang tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab.
‎
Kegiatan pengabdian ini mendapat respons positif dari siswa maupun guru sekolah.
‎
Para dosen berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi muda yang cakap teknologi, sadar pentingnya kesehatan fisik, sekaligus memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.
‎
“Masa depan Indonesia membutuhkan generasi yang kompeten secara teknis, humanis, dan selaras dengan alam,” tutup tim dosen Teknik Industri UWM. (waw)

Berita Terkait

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Berita Terbaru