Dosen UWM Gembleng Karang Taruna, Pemuda Pandeyan Siap Bergerak

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎Jogja – Sebanyak 32 pemuda dan pemudi Karang Taruna Kelurahan Pandeyan mengikuti pelatihan kepemimpinan dan team building yang digelar dosen Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan pengabdian masyarakat yang berlangsung di Bumi Krida Gambiran atau Taman SDM Sapen itu menjadi ajang penguatan kapasitas generasi muda untuk berkontribusi bagi kemajuan wilayahnya.

Lurah Pandeyan, Sugiyanto, S.I.P., yang membuka kegiatan tersebut menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai motor penggerak pembangunan kelurahan.

Ia menyebut pembentukan karakter yang kuat menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan sosial dan pembangunan di masa depan.

“Pemuda harus menjadi pelopor perubahan dan ikut mengambil peran dalam memajukan Kelurahan Pandeyan,” ujarnya.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber dari Fakultas Ekonomi UWM. Pada sesi pertama, Bahri, S.E., M.M., membawakan materi kewirausahaan dan kepemimpinan.

“Kami ingin membentuk pemuda yang berkarakter, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, dan siap mengabdi untuk kemajuan lingkungan tempat tinggalnya,” kata Bahri di hadapan peserta.

Sementara itu, sesi kedua dibawakan oleh Hj. Nany Noor Kurniyati, S.E., M.M., M.Sc. yang mengangkat tema perilaku organisasi.

Menurut Nany, keberhasilan membangun komunitas tidak bisa dilepaskan dari sinergi antara energi pemuda dan dukungan pemerintah setempat.

“Sinergi yang kuat akan melahirkan aksi nyata menuju lingkungan lestari, ekonomi maju, dan budaya yang tetap terjaga,” jelasnya.

Nany juga menekankan pentingnya tiga fondasi karakter yang harus dimiliki setiap anggota organisasi, yakni Loyal, Aktif, dan Bertanggung Jawab.

“Karakter pemuda akan tumbuh maksimal dalam ekosistem yang mendukung. Loyal berarti berdedikasi, aktif berarti inovatif dan partisipatif, sedangkan bertanggung jawab berarti amanah dan berkomitmen,” paparnya.

Menurutnya, tiga nilai tersebut akan melahirkan komunikasi efektif, kepercayaan, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam organisasi.

Di akhir kegiatan, Nany mengajak seluruh peserta untuk mengubah potensi menjadi aksi yang berdampak bagi masyarakat.

Ia juga memperkenalkan siklus penguatan team building yang berfokus pada komunikasi, kepemimpinan partisipatif, evaluasi, dan apresiasi anggota.

“Karakter adalah kunci. Sinergi adalah jalan. Jadilah pemuda yang Loyal, Aktif, dan Bertanggung Jawab untuk kemajuan komunitas,” tutupnya.(ADY)

Berita Terkait

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga
Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil
‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:45 WIB

‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Polisi Masa Depan yang Dipercaya Publik

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:50 WIB