JOGJAOKE.COM, Jogja – Sebanyak 32 pemuda dan pemudi Karang Taruna Kelurahan Pandeyan mengikuti pelatihan kepemimpinan dan team building yang digelar dosen Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan pengabdian masyarakat yang berlangsung di Bumi Krida Gambiran atau Taman SDM Sapen itu menjadi ajang penguatan kapasitas generasi muda untuk berkontribusi bagi kemajuan wilayahnya.
Lurah Pandeyan, Sugiyanto, S.I.P., yang membuka kegiatan tersebut menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai motor penggerak pembangunan kelurahan.
Ia menyebut pembentukan karakter yang kuat menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan sosial dan pembangunan di masa depan.
“Pemuda harus menjadi pelopor perubahan dan ikut mengambil peran dalam memajukan Kelurahan Pandeyan,” ujarnya.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber dari Fakultas Ekonomi UWM. Pada sesi pertama, Bahri, S.E., M.M., membawakan materi kewirausahaan dan kepemimpinan.
“Kami ingin membentuk pemuda yang berkarakter, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, dan siap mengabdi untuk kemajuan lingkungan tempat tinggalnya,” kata Bahri di hadapan peserta.
Sementara itu, sesi kedua dibawakan oleh Hj. Nany Noor Kurniyati, S.E., M.M., M.Sc. yang mengangkat tema perilaku organisasi.
Menurut Nany, keberhasilan membangun komunitas tidak bisa dilepaskan dari sinergi antara energi pemuda dan dukungan pemerintah setempat.
“Sinergi yang kuat akan melahirkan aksi nyata menuju lingkungan lestari, ekonomi maju, dan budaya yang tetap terjaga,” jelasnya.
Nany juga menekankan pentingnya tiga fondasi karakter yang harus dimiliki setiap anggota organisasi, yakni Loyal, Aktif, dan Bertanggung Jawab.
“Karakter pemuda akan tumbuh maksimal dalam ekosistem yang mendukung. Loyal berarti berdedikasi, aktif berarti inovatif dan partisipatif, sedangkan bertanggung jawab berarti amanah dan berkomitmen,” paparnya.
Menurutnya, tiga nilai tersebut akan melahirkan komunikasi efektif, kepercayaan, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam organisasi.
Di akhir kegiatan, Nany mengajak seluruh peserta untuk mengubah potensi menjadi aksi yang berdampak bagi masyarakat.
Ia juga memperkenalkan siklus penguatan team building yang berfokus pada komunikasi, kepemimpinan partisipatif, evaluasi, dan apresiasi anggota.
“Karakter adalah kunci. Sinergi adalah jalan. Jadilah pemuda yang Loyal, Aktif, dan Bertanggung Jawab untuk kemajuan komunitas,” tutupnya.(ADY)






