Dosen UWM Dorong Inovasi Singkong, Cetak Konsumen Pangan Cerdas

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, BANTUL – Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMA Negeri 1 Imogiri, Bantul.

Kegiatan ini menghadirkan penyuluhan tentang Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) serta eksplorasi pangan lokal berbasis singkong sebagai upaya meningkatkan literasi keamanan pangan di kalangan guru dan siswa.

‎Mengusung tema “Peningkatan Perilaku Konsumen Cerdas dan Pengolah Pangan Aman melalui Penyuluhan CPPOB dan Eksplorasi Pangan Lokal Singkong”, kegiatan tersebut diikuti guru, tenaga kependidikan, dan perwakilan siswa SMA Negeri 1 Imogiri.

Program ini merupakan tindak lanjut kerja sama yang telah terjalin antara UWM dan sekolah tersebut selama setahun terakhir.

Dosen Teknologi Pangan UWM, Eman Darmawan, S.TP., M.P., menegaskan bahwa singkong memiliki potensi besar sebagai pangan lokal yang mampu dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

“Singkong merupakan sumber karbohidrat dan energi yang sangat potensial. Melalui inovasi pengolahan yang kreatif dan mengikuti tren kekinian, singkong dapat menghasilkan berbagai produk menarik yang diminati konsumen,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan produk berbasis singkong tidak hanya membuka peluang usaha baru, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

“Pengembangan produk berbasis singkong dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat industri pangan lokal. Generasi muda harus mampu melihat singkong sebagai peluang, bukan sekadar bahan pangan tradisional,” katanya.

Sementara itu, Dr. Masrukan, S.TP., M.Sc., memberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan CPPOB dan perilaku sebagai konsumen yang cerdas.

“Pemahaman keamanan pangan perlu ditanamkan sejak dini agar masyarakat mampu memilih dan mengonsumsi pangan yang aman, sehat, serta berkualitas,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan pentingnya memilih bahan baku yang aman, menerapkan proses produksi yang higienis, serta memahami informasi gizi dan label pada produk pangan kemasan.

Kepala SMA Negeri 1 Imogiri menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap kolaborasi dengan UWM terus berlanjut.

“Pengetahuan tentang keamanan pangan dan pemanfaatan pangan lokal sangat relevan bagi siswa dan guru kami.

‎”Ini bukan hanya bekal untuk menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dalam mengembangkan peluang usaha berbasis pangan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, UWM menegaskan komitmennya menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penyebarluasan ilmu pengetahuan, peningkatan literasi keamanan pangan, dan pemberdayaan potensi pangan lokal di masyarakat.(WAW)

Berita Terkait

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga
Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil
‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:45 WIB

‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Polisi Masa Depan yang Dipercaya Publik

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:50 WIB