Dinkes Bantul Pastikan Kasus Ulat-Jangkrik di Menu MBG Bukan KLB

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. (Joke)

Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. (Joke)

JOGJAOKE.COM, Bantul – Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul memastikan kasus ditemukannya ulat dan jangkrik pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 2 Sewon bukanlah kejadian luar biasa (KLB).

Hasil peninjauan lapangan menyebutkan sumber permasalahan berasal dari bahan baku makanan, bukan dari proses pengolahan.

Kepala Seksi Surveilans, Imunisasi, dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Bantul, Elina Chrisniati, menyampaikan pihaknya telah mendatangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sewon untuk meneliti lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, standar prosedur pengolahan makanan dinyatakan sudah sesuai aturan.

“Proses pengolahan sudah sesuai standar. Kemungkinan besar, unsur itu (binatang) memang berasal dari bahan baku yang jumlahnya cukup banyak untuk diolah,” ujar Elina di Bantul, Rabu (3/9/2025).

Dinkes Bantul juga menegaskan pihak sekolah dan SPPG telah menjalankan langkah penanganan cepat. Kejadian ini dipandang sebagai insiden terbatas dan tidak berdampak luas pada pelaksanaan program MBG di sekolah-sekolah lain.

“Tadi sudah kita sarankan untuk diperketat lagi dalam pengawasan penerimaan bahan bakunya,” ujarnya.

Terlepas dari hal tersebut, Elina menyebut, kejadian di SMPN 2 Sewon bukanlah kejadian luar biasa. Mengingat tidak semua sekolah yang menerima MBG dari SPPG Sewon mendapati binatang pada makanannya.

“Itu kan sifatnya bukan kejadian luar biasa, karena parsial sifatnya satu titik dan karena dari bahan yang diterima,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, lauk pada menu MBG di SMPN 2 Sewon, Bantul terdapat ulat, telur lalat hingga jangkrik. Kejadian itu terjadi dalam tiga hari, Dikpora Bantul telah memanggil SPPG dan meminta agar memastikan kualitas makanan yang disajikan untuk MBG.

Ketua Komisi D DPRD Bantul, Pramu Diananto Indratriatmo mengatakan, bahwa hari ini mendapatkan laporan terkait adanya binatang pada lauk menu MBG SMPN 2 Sewon. Laporan itu berupa tiga video. (ihd)

Berita Terkait

UMY: Standar Mutu Pendidikan Dokter Spesialis Lampaui Ketentuan Nasional
UMY Masuk 15 Besar Nasional, Peta Persaingan Kampus Indonesia Kian Dinamis
UMY Masuki Tahap Krusial PPDS, Kurikulum Jadi Fondasi Pendidikan Dokter Spesialis
UMY Buka 10 Program Dokter Spesialis, Perkuat Pasokan Tenaga Medis Nasional
AI Ubah Wajah Rekayasa Otomotif, Dosen UMY Tekankan Peran Insinyur Berbasis Data
Child Grooming Kerap Menyamar, Psikolog UMY Ingatkan Pola Manipulasi Emosional
Limbah Tempurung Kelapa UMY Tembus Pasar Global, Diminati Eropa–Asia
UMY: Keprotokolan Seni Etika dan Komunikasi Penjaga Martabat Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:36 WIB

UMY: Standar Mutu Pendidikan Dokter Spesialis Lampaui Ketentuan Nasional

Senin, 26 Januari 2026 - 16:55 WIB

UMY Masuk 15 Besar Nasional, Peta Persaingan Kampus Indonesia Kian Dinamis

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:56 WIB

UMY Masuki Tahap Krusial PPDS, Kurikulum Jadi Fondasi Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:45 WIB

UMY Buka 10 Program Dokter Spesialis, Perkuat Pasokan Tenaga Medis Nasional

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:00 WIB

AI Ubah Wajah Rekayasa Otomotif, Dosen UMY Tekankan Peran Insinyur Berbasis Data

Berita Terbaru

Banten

Penghormatan Resmi untuk Ketua PT Banten yang Purna Tugas

Selasa, 27 Jan 2026 - 23:14 WIB