Depok Juara PKBN MEMBERLIDI Sleman, Kader PKK Panen Apresiasi

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, SLEMAN – TP PKK Kabupaten Sleman resmi mengumumkan para juara Lomba Membuat Beberan Simulasi Paaredi (MEMBERLIDI) Tingkat Kabupaten Sleman 2026.

Pengumuman tersebut digelar dalam acara launching dan simulasi lima besar peserta terbaik di Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (13/5/2026).

Kapanewon Depok sukses mencuri perhatian setelah meraih juara terbaik kategori Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) dengan nilai tertinggi 94,1.

Ketua TP PKK Kabupaten Sleman, Parmilah Harda Kiswaya, menyampaikan rasa bangga atas semangat kader PKK dalam mendukung program pemerintah daerah.

“Atas nama Ketua TP PKK Kabupaten Sleman, saya sangat bangga dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader PKK dari berbagai jenjang yang terus aktif mendukung program pemerintah daerah melalui gerakan PKK,” ungkapnya saat memberikan sambutan launching MEMBERLIDI.

Ia menegaskan, kegiatan MEMBERLIDI menjadi bentuk inovasi pemberdayaan keluarga melalui simulasi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, Pokja I TP PKK Sleman berhasil menghadirkan program yang responsif dan kreatif sehingga mampu meningkatkan partisipasi kader di tingkat kapanewon hingga kalurahan.

“Program ini bukan hanya lomba, tetapi sarana edukasi keluarga agar semakin tangguh menghadapi tantangan sosial,” ujarnya.

Dalam laporan dewan juri, penilaian dilakukan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan sejak proses pengamatan hingga sidang dewan juri pada 17 April 2026.

Tim penilai yang terdiri dari Nuryani S.Pd., Retno Nurwidyastuti S.H., dan Mugi Rahayu menetapkan lima juara terbaik dari masing-masing kategori.

Selain Depok sebagai juara PKBN, Kapanewon Godean meraih juara KIAT, Turi juara KILAS, Pakem juara KISAH, dan Mlati juara KRISAN.

Mugi Rahayu menjelaskan seluruh peserta simulasi tampil sesuai urutan kategori dengan durasi maksimal 30 menit.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan peserta dalam menyampaikan simulasi edukatif kepada masyarakat.

“Simulasi ini diharapkan mampu menjadi contoh nyata penanganan persoalan keluarga di lingkungan masyarakat,” katanya di hadapan peserta dan tamu undangan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Gustan Ganda, memberikan motivasi kepada seluruh kader PKK yang hadir.

“Sleman dikenal sebagai kabupaten yang siap dalam penanganan stroke serta terus menorehkan berbagai prestasi di tingkat nasional. Saya juga bangga sebagai warga Sleman karena banyaknya penghargaan yang berhasil diraih Sleman termasuk keberhasilan PSS Sleman kembali naik ke Liga 1,” ujarnya.

Ia berharap semangat inovasi kader PKK terus tumbuh demi mewujudkan keluarga Sleman yang sehat, harmonis, tangguh, dan sejahtera. (adr)

Berita Terkait

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga
Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil
‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:45 WIB

‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Polisi Masa Depan yang Dipercaya Publik

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:50 WIB