Ciamsi Hadir di Rumah Budaya Ketandan, Jadi Sarana Refleksi Kehidupan

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, YOGYAKARTA — Tradisi Ciamsi turut diperkenalkan kepada masyarakat dalam rangkaian Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) XXI 2026 yang berlangsung di Rumah Budaya, kawasan Ketandan, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mengenalkan praktik budaya Tionghoa yang sarat nilai filosofi dan refleksi kehidupan.

Ciamsi merupakan metode tradisional yang dikenal sebagai bentuk peramalan menggunakan batang-batang bambu bernomor. Angka yang keluar dari proses tersebut kemudian merujuk pada syair atau sajak tertentu yang berisi pesan moral dan nasihat kehidupan.

Dalam praktiknya, Ciamsi tidak semata dipahami sebagai ramalan mengenai masa depan. Setiap syair yang diperoleh justru mengandung nilai sastra serta ajaran moral yang dapat menjadi bahan perenungan bagi individu.

“Melalui Ciamsi, masyarakat tidak hanya mendapatkan ramalan, tetapi juga belajar tentang pesan moral melalui sajak-sajak yang ada di dalamnya,” ujar Reynald selaku Panitia PBTY

Ia menjelaskan bahwa tingkat akurasi ramalan bukan menjadi fokus utama dalam tradisi tersebut. Ciamsi lebih dimaknai sebagai sarana pengingat agar seseorang mampu mengevaluasi diri dan memperbaiki perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan-pesan yang muncul dalam syair, seperti ajakan memperbaiki kesalahan atau lebih berhati-hati dalam pergaulan, dinilai relevan sebagai refleksi diri, bukan sebagai kepastian atas masa depan.

Panitia PBTY menekankan bahwa kegiatan ini juga bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tradisi Ciamsi tidak dipandang sebagai praktik tahayul, melainkan bagian dari warisan budaya yang mengandung nilai filosofi dan pembelajaran hidup.

Melalui kehadiran tradisi Ciamsi di PBTY XXI, pengunjung diharapkan dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya Tionghoa sekaligus mengambil hikmah dari pesan-pesan kehidupan yang disampaikan melalui sastra tradisional tersebut.

Kegiatan Ciamsi dapat disaksikan dan diikuti langsung oleh masyarakat selama penyelenggaraan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta di Rumah Budaya Ketandan. (Aga)

Berita Terkait

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Berita Terbaru

Yogyakarta

Suami Orang Terus Diajak Keluar, Dugaan Kedekatan Jadi Sorotan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:06 WIB

Yogyakarta

KADIN DIY Pacu UMKM Naik Kelas, Bidik Pasar Global

Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:47 WIB