Wamendagri Akhmad Wiyagus: Kesehatan Masyarakat Papua Harus Jadi Program Prioritas Daerah

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jayapura – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa pemerintah memberikan perhatian serius terhadap penanganan kesehatan di Tanah Papua, khususnya AIDS, tuberkulosis, malaria (ATM), dan kusta. Upaya penanganan tersebut membutuhkan keselarasan program antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kita tahu bahwa masalah kesehatan ini urusan pemerintah yang wajib dan terikat secara langsung dengan pelayanan dasar,” ujar Wiyagus pada Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Eliminasi AIDS, Tuberkulosis, Malaria, dan Kusta di Tanah Papua di Hotel Suni Abepura, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (28/4/2026).

Ia menekankan bahwa pemerintah daerah (Pemda) harus menempatkan urusan kesehatan sebagai prioritas program. Terlebih, penguatan sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu perhatian pemerintah yang tertuang dalam Asta Cita.

Wiyagus mengatakan bahwa pemerintah pusat serius memperhatikan kesehatan masyarakat Papua. Selain dukungan anggaran, pemerintah juga membentuk tim khusus melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menangani ATM dan kusta yang menjadi persoalan kesehatan di Tanah Papua.

“Ini tim besar diboyong semua ke sini untuk meyakinkan seluruh masyarakat Tanah Papua bahwa pemerintah pusat sangat serius untuk memperhatikan tentang kesehatan ini,” jelasnya.

Ia memaparkan berbagai tugas yang perlu diperhatikan Pemda dalam menangani ATM dan kusta. Pemda, kata dia, memiliki tugas untuk mengoordinasikan seluruh pelaksanaan kegiatan penanggulangan ATM dan kusta, menyediakan pendanaan, aktif dan cepat menemukan kasus, memberikan pengobatan dan pencegahan, serta melakukan mitigasi dampak psikososial dan ekonomi terhadap pasien.

Lebih lanjut, Wiyagus menegaskan bahwa Tanah Papua memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional. Karena itu, berbagai tantangan kesehatan yang masih dihadapi masyarakat Papua harus segera ditangani.

“Semua pihak harus terlibat [dengan pendekatan] pentaheliks, pemerintah pusat, pemerintah daerah, kemudian juga akademisi, kemudian juga seluruh NGO (organisasi non-pemerintah) juga harus terlibat di dalamnya,” ujarnya.

Di sisi lain, ia juga menjelaskan pentingnya memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa ATM dan kusta merupakan penyakit yang perlu ditangani dengan baik. Upaya ini dapat dilakukan dengan melibatkan tokoh adat yang berperan penting dalam kehidupan sosial masyarakat Papua.

“Yang penting penanganannya sejak awal, ditangani secara spesifik, edukatif, biar kemudian masyarakat mudah mencerna,” jelasnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya: Sinergi Kawasan Aglomerasi Jadi Kunci Daya Saing Jakarta
Menteri Ekraf Dorong Aktivasi Creative Hub dan Investasi untuk Talenta Kreatif Medan
Kemnaker Buka Ruang Dialog dengan KPBI, Fokus pada Perlindungan Pekerja dan Pencegahan PHK
Festival Burger Dunia Jadi Ajang UMKM Kuliner Lokal Menembus Pasar Internasional
Sambut HUT Kota Jogja, Kemantren Umbulharjo Bergerak Wujudkan ASRI Bersama
Penataan Daerah Nasional Mengacu pada Desain Besar, Wamendagri Bima Beri Penegasan
Asia Grassroots Forum 2026 Tegaskan Peran UMKM dan Komunitas dalam Perekonomian Indonesia
Garuda di Dadaku Jadi Bukti Kebangkitan IP Lokal dan Animasi Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:11 WIB

Wamendagri Bima Arya: Sinergi Kawasan Aglomerasi Jadi Kunci Daya Saing Jakarta

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:40 WIB

Menteri Ekraf Dorong Aktivasi Creative Hub dan Investasi untuk Talenta Kreatif Medan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:31 WIB

Kemnaker Buka Ruang Dialog dengan KPBI, Fokus pada Perlindungan Pekerja dan Pencegahan PHK

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:13 WIB

Festival Burger Dunia Jadi Ajang UMKM Kuliner Lokal Menembus Pasar Internasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:18 WIB

Sambut HUT Kota Jogja, Kemantren Umbulharjo Bergerak Wujudkan ASRI Bersama

Berita Terbaru