BWI DIY Resmi Nazhir Wakaf, Dorong Dampak Ekonomi Umat

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Peresmian Badan Wakaf Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai nazhir wakaf resmi ditandai dengan penyerahan piagam izin oleh Wakil Ketua BWI, Tatang Astarudin, kepada Ketua BWI DIY, Misbahrudin.

Momentum ini berlangsung dalam pelantikan pengurus BWI DIY masa jabatan 2026–2029 di Aula Kanwil Kemenag DIY, Rabu (22/4/2026), yang dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Tahun 2026/1447 H.

Dalam sambutannya, Tatang menegaskan pentingnya orientasi manfaat dalam pengelolaan wakaf.

“Yang terpenting bukan jabatan yang kita emban, melainkan jejak manfaat yang kita tinggalkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, wakaf harus mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat, bahkan ketika para pengelola sudah tidak lagi menjabat.

Tatang juga menyoroti peran strategis wakaf dalam perekonomian nasional.

“Melalui pengelolaan wakaf produktif, dana yang terkumpul dapat menggerakkan sektor riil dan membantu mengatasi berbagai tantangan ekonomi,” katanya.

Ia menekankan, transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah menjadi kunci utama.

“Kita ingin wakaf menjadi bagian dari solusi kebangsaan,” tegasnya.

Sementara itu, Misbahrudin menyebut piagam nazhir sebagai amanah besar yang harus dibuktikan melalui kinerja nyata.

“Ini bukan sekadar legalitas, tapi tanggung jawab untuk menghadirkan manfaat wakaf yang lebih luas dan produktif bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengurus BWI DIY memiliki peran strategis dalam mengembangkan potensi wakaf agar berdampak langsung pada kesejahteraan umat.

Acara pelantikan dan musyawarah kerja ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Kanwil Kemenag DIY, perwakilan pemerintah daerah, otoritas keuangan, hingga organisasi keagamaan dan lembaga filantropi.

Kehadiran lintas sektor ini memperkuat kolaborasi dalam mendorong pengelolaan wakaf yang profesional, modern, dan berdampak luas bagi masyarakat. (waw)

Berita Terkait

14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan
Kolam Koi Picu Gejolak, Warga Sampangan Desak Ditutup Total
Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan
Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI
‎FE UWM Cetak Lulusan Berintegritas, Berdampak di Dunia Kerja
Workshop Smart Village UMY Dorong Transformasi Desa Berbasis Teknologi dan Tata Kelola
Dua Bulan Persiapan, Mahasiswa Teknik Sipil UMY Borong Tiga Penghargaan di Malaysia
Bendera Raksasa 481 Meter Siap Gegerkan Jogja Merah Putih

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:07 WIB

14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Kolam Koi Picu Gejolak, Warga Sampangan Desak Ditutup Total

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:49 WIB

‎FE UWM Cetak Lulusan Berintegritas, Berdampak di Dunia Kerja

Berita Terbaru

Yogyakarta

Kota Menjadi Cermin Ingatan Manusia dalam Puisi Ubai Dillah

Senin, 24 Agu 2026 - 10:19 WIB