Bedah Buku Babad Alas, Wamendagri Bima Arya Bagikan Pengalaman Bangun Pemerintahan Bersih

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Cilegon — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya kepemimpinan yang berpijak pada nilai integritas dan keberpihakan pada pelayanan publik, bukan semata-mata pada pertimbangan politik jangka pendek. Hal itu disampaikannya saat acara Bedah Buku Babad Alas di Aula Sekretariat Daerah Kota Cilegon, Banten, Rabu (20/5/2026).

Dalam paparannya, Bima membagikan pengalaman saat awal memimpin Kota Bogor dan menghadapi berbagai tantangan pemerintahan, mulai dari kritik publik hingga upaya membangun birokrasi yang bersih dan berintegritas.

Ia mengaku sempat mencari pijakan nilai dalam mengambil keputusan sebagai pemimpin. Menurutnya, nasihat sang ayah menjadi pegangan penting dalam perjalanan kepemimpinannya. “Hidup hanya sekali, jangan diperbudak materi, dan hidup harus memberikan arti,” ujarnya mengenang pesan tersebut.

Bima menilai, seorang pemimpin harus memiliki prinsip yang kuat agar tidak mudah terjebak pada kepentingan pragmatis maupun kalkulasi politik sesaat.

Ia kemudian menceritakan pengalamannya saat mulai melakukan pembenahan sistem pelayanan perizinan di daerah yang dipimpinnya. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi titik awal dalam membangun budaya pemerintahan yang lebih bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Menurutnya, pembenahan birokrasi tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan personal, tetapi perlu dibangun melalui sistem pelayanan publik yang mampu mencegah praktik penyimpangan.

Karena itu, Bima mengembangkan konsep Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk mempermudah akses layanan masyarakat sekaligus mendorong perubahan pola pikir aparatur sipil negara (ASN) agar lebih responsif dalam melayani.

“Target saya waktu itu kepada kepala DPMPTSP, bukan hanya hadir, harus melayani, harus memudahkan dan membahagiakan,” ujarnya.

Terakhir, Bima mengajak seluruh aparatur pemerintahan untuk terus membangun budaya kerja yang disiplin, melayani, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pemda Berprestasi di Kalimantan Diguyur Penghargaan, Kemendagri Dorong Kinerja Makin Baik
Di Balik Tirai Newsroom Jaga Desa
Wamendagri Wiyagus Perkuat Peran Mahasiswa dalam Upaya Eliminasi TBC Berbasis Desa
Mendagri Tito Tekankan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri
Wamendagri Bima Arya: Kebijakan Pemerintah Pusat Terus Dimatangkan demi Perkuat Ekonomi Daerah
Wamendagri Wiyagus Tekankan Kepemimpinan Holistik dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah
DWP Kemendagri Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bantuan Kemanusiaan Disalurkan
6 Bidang SPM Diperkuat, Ketua Umum TP Posyandu Dorong Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:37 WIB

Di Balik Tirai Newsroom Jaga Desa

Jumat, 4 September 2026 - 08:31 WIB

Wamendagri Wiyagus Perkuat Peran Mahasiswa dalam Upaya Eliminasi TBC Berbasis Desa

Jumat, 4 September 2026 - 08:25 WIB

Mendagri Tito Tekankan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri

Jumat, 4 September 2026 - 07:51 WIB

Wamendagri Bima Arya: Kebijakan Pemerintah Pusat Terus Dimatangkan demi Perkuat Ekonomi Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 18:51 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Kepemimpinan Holistik dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Berita Terbaru