Tri Tito Ajak Kader PKK Alor Perkuat Edukasi Keluarga Cegah Stunting

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Alor – Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian menekankan pentingnya edukasi pola asuh, pemenuhan gizi, dan pendidikan karakter dalam membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Hal itu disampaikan Tri saat menghadiri acara Temu Kader PKK Kabupaten Alor di Aula Rumah Jabatan Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (20/5/2026).

Ia menguraikan, di beberapa daerah masih terdapat angka stunting yang cukup tinggi. Padahal, daerah tersebut memiliki potensi besar, terutama di sektor perikanan yang dapat memberikan suplai protein yang cukup. Menurut Tri, hal itu dipicu oleh kurangnya pengetahuan orang tua mengenai pola asuh dalam memenuhi gizi anak.

“Ibu-ibu harus cari akal supaya anak tidak kurang gizi … sebagai pelindung anaknya [ibu perlu] untuk menciptakan makanan yang enak untuk anak,” ujar Tri.

Ia mencontohkan, ketika seorang anak enggan melahap makanan dengan kandungan protein tinggi, para ibu dapat mengolahnya menjadi makanan menarik. Hal itu seperti mengolah telur atau ikan menjadi jajanan yang disukai anak. Menurut Tri, resep dalam membuat masakan tersebut telah banyak tersedia di internet.

“Sebetulnya kalau Ibu punya handphone tinggal google aja ‘buat menu seminggu, satu minggu menu dari telur bermacam-macam yang enak untuk anak-anak’ udah keluar semua itu. Pasti anak-anak suka,” ungkapnya.

Tri menegaskan bahwa kreativitas para ibu dalam memenuhi gizi anak akan membantu mengatasi persoalan stunting. Seiring dengan upaya tersebut, ia juga mendorong para ibu untuk memberikan pendidikan karakter bagi anak. Orang tua, kata dia, perlu memastikan anak-anak tidak terjebak pada pergaulan bebas. Sebaliknya, generasi muda didorong untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki dalam menyongsong masa depan.

“Diperkirakan tahun 2045 nanti angkatan kerja itu usia 15-64 itu akan luar biasa besarnya di mana itu emas. Mereka menjadi emas kalau mereka mampu bersaing, mampu menjadi SDM yang tangguh,” ungkap Tri.

Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi jajaran kader TP PKK Kabupaten Alor atas sambutan dan keramahan yang luar biasa. Tri berharap potensi yang dimiliki Kabupaten Alor dapat melesat hingga di tingkat mancanegara.

Turut hadir pada acara tersebut Staf Ahli Bidang Pendidikan Karakter TP PKK Pusat Sri Handayani, Staf Ahli Bidang Ketahanan Ekonomi Keluarga TP PKK Pusat Niken Tomsi, Sekretaris Umum TP PKK Pusat Lusje Anneke Tabalujan beserta para pengurus TP PKK lainnya. Selain itu, hadir pula Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT Vera Johni Asadoma, Ketua TP PKK Kabupaten Alor Lidya Siawan Winaryo, dan para pihak terkait lainnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pemda Berprestasi di Kalimantan Diguyur Penghargaan, Kemendagri Dorong Kinerja Makin Baik
Di Balik Tirai Newsroom Jaga Desa
Wamendagri Wiyagus Perkuat Peran Mahasiswa dalam Upaya Eliminasi TBC Berbasis Desa
Mendagri Tito Tekankan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri
Wamendagri Bima Arya: Kebijakan Pemerintah Pusat Terus Dimatangkan demi Perkuat Ekonomi Daerah
Wamendagri Wiyagus Tekankan Kepemimpinan Holistik dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah
DWP Kemendagri Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bantuan Kemanusiaan Disalurkan
6 Bidang SPM Diperkuat, Ketua Umum TP Posyandu Dorong Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:37 WIB

Di Balik Tirai Newsroom Jaga Desa

Jumat, 4 September 2026 - 08:31 WIB

Wamendagri Wiyagus Perkuat Peran Mahasiswa dalam Upaya Eliminasi TBC Berbasis Desa

Jumat, 4 September 2026 - 08:25 WIB

Mendagri Tito Tekankan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri

Jumat, 4 September 2026 - 07:51 WIB

Wamendagri Bima Arya: Kebijakan Pemerintah Pusat Terus Dimatangkan demi Perkuat Ekonomi Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 18:51 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Kepemimpinan Holistik dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Berita Terbaru