Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem, Polda Banten Minta Warga Tetap Waspada

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Serang – Polda Banten mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca yang tidak menentu berdasarkan pembaruan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banten per Jum’at (09/01).

Dalam kesempatanmya, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan bahwa pada pagi hari cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Labuan, Mandalawangi, Pandeglang, Carita, Cikeusik, Panimbang, Cimanggu, Sindangresmi, Cilegon, Pulomerak, Serang, Kramatwatu, Padarincang, Anyer, Cikeusal, Ciruas, Cikulur.

“Pada siang hari, cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan, serta hujan sedang di wilayah Cibaliung, Munjul, Labuan, Patia, Cikedal, Carita, Sindangresmi, Leuwidamar, Bojongmanik, Banjarsari, Cibeber, dan Cirinten,” jelas Kombes Pol Maruli.

Lebih lanjut, pada malam hari cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Gunung Kencana, Cibeber, Bayah, Malingping, Bojongmanik, Cimanggu, Cikeusik, Panimbang, Munjul, Carita, Labuan, Mandalawangi, Cilegon, Pulomerak, Kasemen, Kramatwatu, Tanara, Padarincang, Anyer, dan Kronjo.

Kabidhumas Polda Banten menambahkan bahwa suhu udara berada pada kisaran 23 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60 hingga 95 persen. Sementara itu, arah angin bertiup dari Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan 5–40 km/jam.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Lebak bagian Tengah dan Barat, serta Kabupaten Pandeglang bagian Barat dan Tengah. Selain itu, diimbau untuk waspada potensi angin kencang di sebagian besar wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Masyarakat pesisir juga diminta mewaspadai potensi tinggi gelombang 1,25–2,50 meter (kategori sedang) di Selat Sunda Barat Pandeglang, Perairan Selatan Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Polda Banten mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang. Masyarakat juga diminta untuk tidak berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir serta memastikan keamanan instalasi listrik di lingkungan masing-masing.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Polda Banten memastikan layanan Call Center 110 tetap siaga 24 jam sebagai sarana pengaduan cepat masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam maupun situasi darurat lainnya.

“Polda Banten berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat dan responsif kepada masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti secara profesional dan terkoordinasi,” tutupnya (Ls).

Sumber : Bidhumas

Berita Terkait

Gubernur Banten Dorong Budaya Kerja Efisien dan Adaptif di Lingkungan ASN
Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolda Banten Soroti Tantangan Kamtibmas dan Stabilitas Ekonomi
Kawasan Nelayan Mauk Ditata, Pemerintah Dorong Lingkungan Layak dan Produktif
Gubernur Banten Raih Penghargaan KWP, Dorong Akses Pendidikan Berkeadilan
Kenaikan IPM Banten 2025 Didukung Sekolah Gratis dan Program MBG
Kasus Dugaan Korupsi PT ABM 2020–2024, Penyidik Kejati Banten Lakukan Penggeledahan
Kasus Korupsi BUMD, Kejati Banten Geledah PT ABM
Peluncuran SPPG Cigadung 03, Wabup Tekankan Kualitas Gizi dan Standar Pengolahan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 09:58 WIB

Gubernur Banten Dorong Budaya Kerja Efisien dan Adaptif di Lingkungan ASN

Jumat, 17 April 2026 - 09:38 WIB

Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolda Banten Soroti Tantangan Kamtibmas dan Stabilitas Ekonomi

Jumat, 17 April 2026 - 09:30 WIB

Kawasan Nelayan Mauk Ditata, Pemerintah Dorong Lingkungan Layak dan Produktif

Jumat, 17 April 2026 - 09:19 WIB

Gubernur Banten Raih Penghargaan KWP, Dorong Akses Pendidikan Berkeadilan

Jumat, 17 April 2026 - 08:36 WIB

Kasus Dugaan Korupsi PT ABM 2020–2024, Penyidik Kejati Banten Lakukan Penggeledahan

Berita Terbaru