UMY Tekankan Pelayanan Prima Berbasis Nilai Islam untuk Perkuat Budaya Melayani

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menegaskan pentingnya pelayanan prima yang berakar pada nilai-nilai Islam sebagai landasan etika kerja dan budaya melayani di lingkungan kampus.

Pendekatan ini menempatkan hospitality bukan hanya sebagai tuntutan profesional, tetapi juga bagian dari pengamalan ajaran agama tentang kewajiban memuliakan tamu.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Universitas UMY, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, dalam Pelatihan Etika dan Komunikasi bagi Staf UMY yang digelar di Gedung Ar Fachruddin A, Kamis (11/12).

Bachtiar menekankan bahwa nilai pelayanan telah lama menjadi inti ajaran Islam.

“Hadis tentang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya memuliakan tamu menunjukkan bahwa pelayanan bukan sekadar urusan administratif, tetapi ibadah. Kalau pelayanan itu diniatkan sebagai ibadah, maka ada pahalanya,” ujar Bachtiar.

Ia menjelaskan, standar komunikasi yang baik, sikap ramah, serta kemampuan menciptakan kenyamanan merupakan elemen penting dalam prinsip hospitality Islam.

Bahkan, ajaran Islam memberikan batasan etis dalam menjamu tamu hingga tiga hari pertama, periode ketika tuan rumah dianjurkan memberi layanan terbaik.

Bachtiar menilai nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan kebutuhan pelayanan kampus saat ini.

Sikap tidak ramah, respons lambat, atau pelayanan yang tidak komunikatif, katanya, dapat merusak citra institusi. Terlebih di era media sosial, keluhan mahasiswa dapat dengan cepat viral dan berdampak luas.

“Begitu mahasiswa tak nyaman, mereka bisa langsung unggah keluhan di TikTok atau platform lain. Dampaknya bukan hanya pada unit pelayanan terkait, tetapi reputasi UMY secara keseluruhan,” ujarnya.

Karena itu, UMY mendorong pembiasaan pelayanan prima agar menjadi karakter melekat bagi seluruh staf. Sikap ramah, sabar, dan komunikatif diharapkan berkembang menjadi akhlakul karimah yang mencerminkan nilai keislaman dalam praktik profesional modern.

“Saya berharap seluruh staf mampu menginternalisasi nilai pelayanan prima sebagai identitas institusi. Dengan begitu, profesionalitas modern dapat berjalan selaras dengan etika keislaman dalam setiap interaksi dengan mahasiswa, tamu, dan publik,” kata Bachtiar. (ihd)

Berita Terkait

UMY Perkuat Reputasi Global di Tengah Ketatnya Persaingan Kampus Asia
UMY Ubah Pola Konsumsi Rapat, 1.500 Pegawai Makan Siang Gratis Terpusat
25 Tahun bersama UMY, Ratih Herningtyas Buktikan Dedikasi dan Komitmen Kunci Sukses 
Pakar UMY: Lonjakan Harga Plastik Cermin Rapuhnya Struktur Industri Nasional
Lulusan UMY, Menjaga Diplomasi dengan Sentuhan Manusiawi
UMY Tanam Harapan di Lereng Merapi, Greenhouse Cangkringan Jadi Awal Kemandirian Warga
Pakar UMY: Gejolak Timur Tengah Jadi Ujian Ketahanan Ekonomi Nasional
UMY Kukuhkan 1.390 Lulusan, Rektor Tekankan Sinergi Kompetensi Global dan Nilai Kemanusiaan

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:52 WIB

UMY Perkuat Reputasi Global di Tengah Ketatnya Persaingan Kampus Asia

Sabtu, 25 April 2026 - 22:53 WIB

UMY Ubah Pola Konsumsi Rapat, 1.500 Pegawai Makan Siang Gratis Terpusat

Selasa, 21 April 2026 - 11:26 WIB

25 Tahun bersama UMY, Ratih Herningtyas Buktikan Dedikasi dan Komitmen Kunci Sukses 

Rabu, 15 April 2026 - 21:27 WIB

Pakar UMY: Lonjakan Harga Plastik Cermin Rapuhnya Struktur Industri Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 23:22 WIB

Lulusan UMY, Menjaga Diplomasi dengan Sentuhan Manusiawi

Berita Terbaru