Mendagri Instruksikan Ketua TP PKK Papua Pegunungan Jalankan Amanah dengan Kepemimpinan Kuat

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta jajaran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Papua Pegunungan memastikan program kerja tepat sasaran. Hal ini mengingat potensi TP PKK yang besar sebagai mesin sosial yang menjangkau hingga level keluarga.

“Karena satu-satunya organisasi yang menyentuh sampai keluarga, pendidikan. Selain Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, tidak ada organisasi setahu saya yang bisa sampai ke keluarga [kecuali TP PKK],” ujar Mendagri saat menghadiri Pelantikan Ketua TP PKK dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Papua Pegunungan di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Mendagri menjelaskan, untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki, TP PKK perlu menghidupkan organisasi melalui pelaksanaan program kerja secara cepat dan tepat sasaran. Hal ini menuntut kemampuan kepemimpinan yang kuat, sehingga program yang dijalankan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar hadir menyentuh lapisan masyarakat.

Ia menambahkan bahwa 10 program utama TP PKK—termasuk bidang pendidikan dan kesehatan—memiliki manfaat besar bagi masyarakat Papua Pegunungan. Begitu pula Posyandu yang selama ini identik dengan layanan kesehatan dasar, namun sejatinya dapat diperluas perannya untuk mendukung urusan lain seperti pendidikan dan sosial.

“[Posyandu] tidak hanya sekadar urusan kesehatan timbang badan anak. Sekarang branding-nya sudah terkenal dengan hanya kesehatan. Oke, ini teruskan, tapi tambahkan dengan yang lain selagi mampu, yaitu bidang pendidikan, kemudian bantuan sosial,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Mendagri juga meminta Ketua TP PKK Provinsi Papua Pegunungan yang baru dilantik, Anggita Bestari Tabo, untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Ia menilai tugas tersebut merupakan bentuk pengabdian mulia bagi masyarakat Papua Pegunungan. Mendagri pun mendorong agar Anggita melakukan studi pembelajaran ke Kabupaten Sumedang yang dinilai berhasil menangani stunting dengan pendekatan sistematis.

“Saya rekomendasi kapan-kapan Ibu ajak sama mungkin Bappeda atau Sekda atau dinas sosial di sana berangkat ke Sumedang. Sumedang itu salah satu yang menangani sangat sistematis sekali penanganan stunting,” tandas Mendagri.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum TP PKK sekaligus Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Tri Tito Karnavian, Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa La Ode Ahmad P. Bolombo, Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, serta pejabat terkait lainnya.(nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Lebih dari Sekadar Marina! AHY Ungkap Peran Vital BMTH bagi Masa Depan Ekonomi Bali
Percepat Transformasi BMTH, Pemerintah Fokus pada Deregulasi dan Penataan Ruang
Satgas PRR Perkuat Transparansi Pelaksanaan Program Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
Aceh Optimalkan Tambahan TKD untuk Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Maruarar Sirait Tekankan Kesiapan Lahan Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Hunian Tetap
Wamendagri Dorong Pemda Perkuat Perencanaan dan Data Penanganan Tuberkulosis
Wamendagri Bima Arya Ajak Generasi Pemimpin Siap Hadapi Era Transformasi
Akhiri Penantian 21 Tahun, Pemerintah Serahkan SHM kepada 441 Keluarga Transmigran Simeulue

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:24 WIB

Lebih dari Sekadar Marina! AHY Ungkap Peran Vital BMTH bagi Masa Depan Ekonomi Bali

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:00 WIB

Percepat Transformasi BMTH, Pemerintah Fokus pada Deregulasi dan Penataan Ruang

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:23 WIB

Satgas PRR Perkuat Transparansi Pelaksanaan Program Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:15 WIB

Aceh Optimalkan Tambahan TKD untuk Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:07 WIB

Maruarar Sirait Tekankan Kesiapan Lahan Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Hunian Tetap

Berita Terbaru