Sultan di UMY: Green Democracy Didorong Jadi Paradigma Baru Politik Indonesia

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin, dalam Kuliah Umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jumat (28/11/2025). (Dok UMY)

Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin, dalam Kuliah Umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jumat (28/11/2025). (Dok UMY)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Krisis ekologi yang terus berulang, ditambah meningkatnya biaya politik dalam setiap kontestasi elektoral, dinilai menjadi penanda bahwa praktik demokrasi Indonesia membutuhkan pembaruan arah.

Demokrasi, menurut sejumlah kalangan, tak lagi cukup berpusat pada kesejahteraan manusia semata, tetapi harus menempatkan keberlanjutan lingkungan sebagai pilar utama.

Pandangan itu disampaikan Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin, dalam Kuliah Umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jumat (28/11/2025).

Ia menilai, rangkaian bencana ekologis dari Aceh hingga Sumatera Barat merupakan konsekuensi kebijakan pembangunan yang timpang antara dorongan ekonomi dan keberlanjutan ekologi.

“Sulit menyebut demokrasi itu baik ketika masyarakatnya maju tetapi lingkungan rusak,” ujar Sultan. Ia menegaskan, demokrasi yang sehat menuntut keseimbangan antara kesejahteraan rakyat dan terjaganya alam.

Sultan menawarkan konsep Green Democracy sebagai paradigma korektif atas kecenderungan negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, yang kerap mengorbankan ekologi demi pertumbuhan ekonomi jangka pendek.

Pilihan kebijakan semacam itu, menurut dia, hanya akan menghasilkan persoalan besar dalam 10–50 tahun mendatang, seperti krisis air, berkurangnya biodiversitas, hingga meningkatnya risiko bencana.

Di tingkat kelembagaan, DPD RI mulai mengarusutamakan prinsip keberlanjutan melalui gagasan Green Parliament. Salah satu langkah konkret ialah pengajuan RUU Pengelolaan Perubahan Iklim yang untuk pertama kalinya masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2025. Regulasi itu diharapkan menjadi dasar bagi setiap kebijakan negara agar menyertakan perspektif ekologi.

Selain itu, DPD juga mengusulkan RUU Kepulauan dan RUU Masyarakat Adat sebagai bentuk perlindungan terhadap kelompok rentan yang paling terdampak perubahan iklim.

Sultan menilai masyarakat adat serta penduduk pulau-pulau kecil membutuhkan landasan hukum yang lebih kuat untuk menjaga ruang hidup mereka.

Di hadapan civitas academica UMY, Sultan menekankan peran strategis perguruan tinggi dalam melahirkan gagasan progresif dan mendorong reformasi demokrasi. Ia mengajak mahasiswa membangun karakter kepemimpinan yang berorientasi jangka panjang dan memiliki kepekaan ekologis.

“Kampus adalah tempat lahirnya peradaban. Generasi muda harus disiapkan menjadi negarawan yang berpikir jauh melampaui siklus politik lima tahunan,” ucapnya. (ihd)

Berita Terkait

UMY: Pembatasan Medsos bagi Anak Perlu Dikaji Cermat, Literasi Digital Lebih Penting
UMY Berangkatkan 340 Mahasiswa Mudik Gratis 2026 hingga Lampung dan Palembang
Perempuan dan Demokrasi Lokal: UMY Dorong Penguatan Kepemimpinan di Sleman
LEADS UMY: Memimpin Perubahan, Mencerahkan Dunia di Usia ke-45
Milad ke-45 UMY, Gubernur NTB Soroti Lemahnya Basis Sosiologis Kebijakan Publik
Kematian Bripda Dirja Soroti Relasi Kuasa, Pakar UMY Desak Reformasi Pendidikan Kepolisian
UMY Gelar Pengabdian di Korsel, Angkat Isu Deteksi Dini Diabetes Warga Migran
Kekerasan Oknum Brimob di Tual, UMY: Unsur Kesengajaan Buka Pasal Pembunuhan

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:38 WIB

UMY Berangkatkan 340 Mahasiswa Mudik Gratis 2026 hingga Lampung dan Palembang

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:58 WIB

Perempuan dan Demokrasi Lokal: UMY Dorong Penguatan Kepemimpinan di Sleman

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:59 WIB

LEADS UMY: Memimpin Perubahan, Mencerahkan Dunia di Usia ke-45

Senin, 2 Maret 2026 - 10:34 WIB

Milad ke-45 UMY, Gubernur NTB Soroti Lemahnya Basis Sosiologis Kebijakan Publik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:00 WIB

Kematian Bripda Dirja Soroti Relasi Kuasa, Pakar UMY Desak Reformasi Pendidikan Kepolisian

Berita Terbaru