KA Purwojaya Anjlok di Bekasi, KAI Pastikan Penumpang Selamat

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja – Detik-detik anjloknya Kereta Api (KA) Purwojaya relasi Gambir–Cilacap di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, terjadi pada Sabtu (25/10/2025) siang sekitar pukul 14.14 WIB.

‎Dua gerbong bagian belakang keluar dari rel di kilometer 56+1/2.

‎“Kejadian pertama kali dilaporkan oleh masinis KA Purwojaya kepada petugas stasiun,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, dalam keterangannya.

‎Begitu laporan diterima, kata Ixfan, petugas langsung berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait untuk memastikan keselamatan penumpang dan keamanan jalur.

‎“Begitu laporan masuk, tim segera diterjunkan ke lokasi untuk evakuasi dan pemeriksaan awal,” ujarnya.

‎Petugas gabungan dari Stasiun Kedunggedeh, Polsuska, Unit Jalan Rel, serta tim sarana Daop 1 Jakarta juga dikerahkan.

‎Rangkaian KA Purwojaya sendiri terdiri atas satu lokomotif, delapan kereta eksekutif, satu kereta makan, dan satu kereta pembangkit dengan total 232 penumpang.

‎“Kami pastikan seluruh penumpang dalam kondisi aman. Mereka akan tetap melanjutkan perjalanan setelah proses penanganan selesai,” tutur Ixfan.

‎KAI juga menutup sementara jalur hulu dan hilir di sekitar lokasi kejadian untuk pemeriksaan teknis.

‎“Penutupan dilakukan demi keselamatan perjalanan kereta lain. Kami masih menunggu hasil investigasi tim teknis untuk mengetahui penyebab pasti anjlokan,” jelasnya.

‎Atas insiden ini, KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan.

‎“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan akibat gangguan operasional ini. Petugas terus bekerja melakukan normalisasi agar perjalanan segera kembali lancar,” kata Ixfan.

‎Ia menegaskan, pembaruan informasi akan disampaikan secara berkala seiring proses penanganan di lapangan.

(waw)

Berita Terkait

STAK Yogyakarta Bubarkan FJD, Siapkan Divisi Baru Lebih Profesional Berintegritas Bersama
Pria Pencari Pakan Ternak Tewas Terjatuh Dari Pohon Nangka Yogyakarta
Depok Perkuat Pelayanan Publik Lewat Forum Konsultasi Partisipatif Bersama Masyarakat
Gen Z Diajak Wakaf Produktif, Potensi Rp300 Miliar Menggugah Indonesia Bersama
Syauqi Tegaskan Pembangunan Wajib Selaras Lingkungan Demi Masa Depan Berkelanjutan Indonesia
Bangkit Lewat Karakter, SD Muhammadiyah Kolombo Kembali Rebut Kepercayaan Masyarakat Sleman
Heritage Walking Sayidan Perkuat Kerukunan Warga Lewat Semangat Tepung Srawung Dunung
Difabel Taklukkan Gunung Wedon, Kobarkan Semangat Lestarikan Hutan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:17 WIB

STAK Yogyakarta Bubarkan FJD, Siapkan Divisi Baru Lebih Profesional Berintegritas Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:59 WIB

Pria Pencari Pakan Ternak Tewas Terjatuh Dari Pohon Nangka Yogyakarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:20 WIB

Depok Perkuat Pelayanan Publik Lewat Forum Konsultasi Partisipatif Bersama Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:11 WIB

Gen Z Diajak Wakaf Produktif, Potensi Rp300 Miliar Menggugah Indonesia Bersama

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:07 WIB

Syauqi Tegaskan Pembangunan Wajib Selaras Lingkungan Demi Masa Depan Berkelanjutan Indonesia

Berita Terbaru

Yogyakarta

UMY Sabet Dua Emas dan Empat Perunggu pada GTIC II 2026

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:47 WIB