Kemendagri Apresiasi Unit Kerja dengan Kinerja Pelayanan Publik Terbaik

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Penganugerahan Hasil Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Tahun 2025 di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini menjadi wujud apresiasi bagi unit kerja yang menunjukkan kinerja terbaik dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Selain itu, penganugerahan ini juga dimaksudkan untuk menyampaikan hasil evaluasi serta rekomendasi perbaikan, sekaligus menumbuhkan iklim kompetisi yang sehat antarunit kerja guna meningkatkan mutu layanan publik.

Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kemendagri Evan Nur Setya Hadi menegaskan, pelaksanaan kegiatan ini merupakan upaya memperkuat kualitas pelayanan publik yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Ia menambahkan, penilaian PEKPPP Mandiri merupakan bagian dari komitmen reformasi birokrasi untuk mendorong perbaikan berkelanjutan pada unit-unit pelayanan di lingkungan Kemendagri. Penilaian ini juga menjadi bagian dari rangkaian evaluasi pelayanan publik secara nasional.

“Kami mengucapkan terima kasih atas komitmen seluruh unit kerja dalam pelaksanaan penilaian mandiri tahun 2025. Semoga kegiatan ini menjadi pemicu untuk berbenah dengan terus-menerus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Tomsi Tohir dalam arahannya menyampaikan bahwa hasil penilaian PEKPPP tahun ini beragam, mulai dari A, A-, B, B-, hingga C. Ia meminta unit kerja yang meraih nilai B, B-, dan C untuk segera melakukan langkah perbaikan.

“Bagi yang B dan B- serta C, itu saya beri waktu satu bulan untuk melakukan perbaikan. Satu bulan cukup,” ucapnya.

Tomsi menekankan, dasar dari setiap tindakan yang baik adalah semangat melayani. Ia mengutip ajaran agama bahwa sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi orang lain. Jika tidak melakukan hal tersebut, berarti bukan manusia yang terbaik. Jika tidak ingin melayani, berarti tidak ingin berbuat baik.

“Untuk apa pintar, kalau melayani saja tidak mampu. Untuk apa, kalau dia tidak melihat lingkungannya, tidak memberikan perhatian kepada lingkungannya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya perubahan nyata dalam proses perbaikan, baik dari segi sikap, pelayanan, maupun administrasi. Tim penilai diminta segera melakukan penilaian, dengan hasil akhir akan diumumkan pada November 2025.

“Bagi yang C, B-, dan B, saya beri waktu perbaikan satu bulan, dan langsung dilakukan penilaian. Timnya harus objektif ya. Akhir bulan November saya tahunya A- atau A, yang di bawah itu kita akan evaluasi segera,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut dilakukan penyerahan piagam penganugerahan hasil pelaksanaan pemantauan PEKPPP. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri Sugeng Hariyono serta para pejabat tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemendagri.(nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Satgas PRR Percepat Pembersihan Lumpur untuk Pemulihan Aktivitas Masyarakat
Pembangunan Huntara Capai 71 Persen, Jumlah Pengungsi di Tiga Provinsi Sumatera Terus Berkurang
Mendagri Tito: Belanja APBD Harus Dipercepat untuk Menggerakkan Perekonomian dan Sektor Swasta
Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Aktif Kendalikan Inflasi dan Pastikan Ketersediaan Pangan di Daerah
Ketum SMSI Angkat Isu Verifikasi Media dan UKW dalam Rapimnas di Jakarta
Mendagri Tekankan Kesiapsiagaan Pemda Hadapi Arus Mudik dan Inflasi Lebaran
Mendagri Tekankan Pentingnya UMKM untuk Stabilitas Ekonomi
Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Fokus Tangani Mudik, Keamanan, dan Inflasi Saat Lebaran

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 19:23 WIB

Satgas PRR Percepat Pembersihan Lumpur untuk Pemulihan Aktivitas Masyarakat

Senin, 9 Maret 2026 - 17:14 WIB

Pembangunan Huntara Capai 71 Persen, Jumlah Pengungsi di Tiga Provinsi Sumatera Terus Berkurang

Senin, 9 Maret 2026 - 17:07 WIB

Mendagri Tito: Belanja APBD Harus Dipercepat untuk Menggerakkan Perekonomian dan Sektor Swasta

Senin, 9 Maret 2026 - 16:52 WIB

Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Aktif Kendalikan Inflasi dan Pastikan Ketersediaan Pangan di Daerah

Senin, 9 Maret 2026 - 14:01 WIB

Ketum SMSI Angkat Isu Verifikasi Media dan UKW dalam Rapimnas di Jakarta

Berita Terbaru