Kemenag Kecam Keras Pembubaran Ibadah di GMS Bantul oleh Laskar FJI

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Khusus Menteri Agama Deden Gumilar (Kemenag)

Staf Khusus Menteri Agama Deden Gumilar (Kemenag)

JOGJAOKE.COM, Bantul – Kementerian Agama RI mengecam keras aksi pembubaran paksa ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul, Yogyakarta, yang dilakukan ormas Laskar Forum Jihad Islam (FJI) pada Minggu (24/5/2026).

Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar, menegaskan tindakan tersebut adalah pelanggaran hukum serius. Ia menyebut sudah berkoordinasi dengan Kapolda DIY untuk segera menangkap para pelaku.

“Saya barusan menelpon Pak Kapolda DIY agar pelaku ditangkap. Ini jelas tindak pidana sesuai KUHP,” ujar Gugun, Senin (25/5/2026) petang.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah melindungi hak beribadah warga, Kemenag menerjunkan tim khusus ke lokasi kejadian. Gugun menambahkan, dirinya juga berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Yogyakarta, pihak GMS, serta aktivis setempat. “Hari ini tim Kemenag turun, dan minggu ini saya akan ke Jogja,” katanya.

Peristiwa bermula pada Minggu pagi di GMS yang berlokasi di Jl. Jogja Ring Road Selatan, Glugo, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Sekitar 25 orang dari Laskar FJI menghentikan ibadah sejak pukul 07.59 hingga 09.05 WIB. Massa mendesak gereja membubarkan kegiatan dengan alasan tidak memiliki izin resmi dan menimbulkan penolakan warga.

Mengantisipasi situasi yang semakin tegang, jemaat akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 08.30 WIB.

Kasus ini kini menjadi perhatian penuh Kemenag pusat. Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta-Jakarta. (waw)

Berita Terkait

Kemendagri Minta Bulog Kebut Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur
AHY Dorong Percepatan Infrastruktur Trans Kie Raha untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah Pastikan Pengungsi Banjir Sumatera Tak Lagi Tinggal di Tenda Darurat
Pendaftaran TEP 2026 Ditutup, Ribuan Generasi Muda Siap Berkontribusi untuk Negeri
Konflik Perang Suku di Papua Pegunungan Berakhir Damai, Tokoh Adat Gelar Ritual Patah Panah
Tri Tito Tekankan Peran PKK dalam Penguatan Edukasi Pangan Aman untuk Keluarga
TP PKK Dorong Pelajar Tingkatkan Kesehatan Fisik dan Mental demi Masa Depan
Menteri Ekraf Ingin Pewarta Foto Indonesia Tembus Pameran Internasional

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:35 WIB

Kemenag Kecam Keras Pembubaran Ibadah di GMS Bantul oleh Laskar FJI

Senin, 25 Mei 2026 - 15:37 WIB

Kemendagri Minta Bulog Kebut Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur

Senin, 25 Mei 2026 - 11:35 WIB

AHY Dorong Percepatan Infrastruktur Trans Kie Raha untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 25 Mei 2026 - 08:21 WIB

Pemerintah Pastikan Pengungsi Banjir Sumatera Tak Lagi Tinggal di Tenda Darurat

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:43 WIB

Pendaftaran TEP 2026 Ditutup, Ribuan Generasi Muda Siap Berkontribusi untuk Negeri

Berita Terbaru