Bukan Sekadar Infrastruktur, Fondasi Non-Fisik Dorong Ekosistem Berkelanjutan UMY

Sabtu, 19 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto pengelolaan sampah mandiri yang dilakukan di rumah sampah UMY

Foto pengelolaan sampah mandiri yang dilakukan di rumah sampah UMY

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta – Penguatan kelembagaan, integrasi kurikulum, dan penegasan identitas institusi menjadi tiga fondasi non-fisik di balik capaian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam mengembangkan ekosistem berkelanjutan. Atas upaya tersebut, UMY meraih peringkat 12 nasional dalam UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026.

Ketiga aspek ini berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur fisik yang selama ini menjadi wajah paling terlihat dari transformasi kampus berkelanjutan UMY.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UMY, Prof. Dr. Dyah Mutiarin, M.Si., menjelaskan penguatan kelembagaan diwujudkan lewat Sustainability Center, yang dibentuk untuk memperkuat implementasi dan standarisasi program keberlanjutan di seluruh unit kampus.

Dosen yang juga akrab disapa Arin ini menyebut lembaga tersebut menjadi wadah kolaborasi lintas bidang.

“Sustainability Center ini kita bentuk bersama dengan Badan Perencanaan dan Reputasi Global atau BPRG, kemudian juga bidang sumber daya, dan bidang infrastruktur. Kita melakukan penguatan implementasi serta merumuskan standarisasi,” ujar Arin saat diwawancarai pada Sabtu (19/9).

Menurut Arin, keberadaan lembaga ini penting agar seluruh unit kerja memiliki pemahaman yang sama, mulai dari cara mengurangi sampah hingga penguatan pengurangan emisi karbon di lingkungan kampus. Sustainability Center juga menjadi ruang koordinasi agar program keberlanjutan tidak berjalan sendiri-sendiri di masing-masing fakultas.

Integrasi SDGs dalam Kurikulum

Penguatan non-fisik lainnya tampak dari sisi akademik. Arin menyebut prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) telah mulai diintegrasikan ke dalam kurikulum pembelajaran di UMY. Ia menilai langkah ini penting agar kesadaran keberlanjutan tertanam dalam proses belajar-mengajar.

“Sistem ini memang perlu dikelola secara khusus untuk mendukung SDGs. Bagaimana SDGs ini mampu ditekankan di dalam kurikulum, juga mampu untuk menghasilkan riset-riset yang berdampak,” imbuhnya lagi.

Ia menambahkan, penguatan riset berbasis SDGs menjadi salah satu aspek strategis yang perlu terus didorong, mengingat capaian akademik semacam ini turut menyumbang skor UMY dalam indikator pendidikan dan riset di UI GreenMetric.

Islamic Green Campus

Selain kelembagaan dan kurikulum, UMY turut menegaskan identitasnya sebagai kampus yang memadukan nilai keislaman dengan prinsip keberlanjutan. Arin menyebut istilah ‘Islamic Green Campus’ sebagai gambaran arah besar yang ingin dibangun UMY ke depan.

“Islamic Green Campus itu mampu untuk mengintegrasikan antara nilai-nilai islami dengan nilai-nilai keberlanjutan,” jelas Arin.

Salah satu wujud konkret integrasi tersebut tampak dari cara UMY memanfaatkan air bekas ibadah wudhu di masjid kampus. Alih-alih terbuang percuma, air tersebut dialirkan kembali untuk menyiram tanaman di lingkungan kampus.

Praktik ini, menurut Arin, mencerminkan bagaimana aktivitas peribadatan sehari-hari turut menopang prinsip menjaga sumber daya alam agar tidak boros.
Arin berharap penguatan tiga aspek non-fisik ini dapat berjalan seiring dengan pengembangan infrastruktur yang sudah lebih dulu berjalan. (lsi)

Sumber : Humas Umy

Berita Terkait

Policy Brief PDPM Yogyakarta Dorong Toleransi Lewat Gagasan Kebijakan Publik
KKN LeX UMY Dorong Inovasi Produk Lokal Hargorejo melalui Design Thinking
Solar Panel hingga Rumah Sampah Mandiri, Wajah Fisik Kampus Berkelanjutan UMY
UMY Peringkat 12 Nasional UI GreenMetric 2026, Terbaik di Kategori PTKIS
Pangdam Tutup Panjat Tebing Piala Panglima TNI 2026 Yogyakarta
Dokter Hewan Hadapi Dilema Emergency: Cepat Bertindak, Tetap Perhatikan Hukum
APMD Tuntaskan KKN 117 Mahasiswa, Bergaul hingga Berdesa Semin
Alun-Alun Utara Bikin Geger, Penjemput Anak Sekolah Ditagih Parkir

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:50 WIB

Policy Brief PDPM Yogyakarta Dorong Toleransi Lewat Gagasan Kebijakan Publik

Sabtu, 19 September 2026 - 19:25 WIB

KKN LeX UMY Dorong Inovasi Produk Lokal Hargorejo melalui Design Thinking

Sabtu, 19 September 2026 - 19:13 WIB

Bukan Sekadar Infrastruktur, Fondasi Non-Fisik Dorong Ekosistem Berkelanjutan UMY

Sabtu, 19 September 2026 - 19:07 WIB

Solar Panel hingga Rumah Sampah Mandiri, Wajah Fisik Kampus Berkelanjutan UMY

Sabtu, 19 September 2026 - 19:03 WIB

UMY Peringkat 12 Nasional UI GreenMetric 2026, Terbaik di Kategori PTKIS

Berita Terbaru