JOGJAOKE.COM, YOGYAKARTA – Sebanyak 10.297 orang mendaftar sebagai calon mahasiswa asing di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk tahun ajaran 2026/2027. Angka ini naik dari sekitar 9.000 pendaftar pada tahun ajaran sebelumnya.
Direktur Direktorat Kemitraan dan Global Employability UMY Prof. Rizal Yaya, M.Sc., Ph.D., Ak., CA., CRP. menyampaikan proses pendaftaran berlangsung dalam empat batch hingga akhirnya ditutup. Mahasiswa yang diterima dijadwalkan mulai kuliah pada September 2026.
Dari total pendaftar tersebut, terdapat 84 orang yang lolos seleksi hingga tahap penerbitan visa. Jumlah itu naik dari 55 mahasiswa pada tahun sebelumnya, dan sekitar 30 mahasiswa dua tahun sebelumnya.
Rizal menyebut proses seleksi berlangsung sangat ketat karena kuota yang tersedia terbatas.
“Seleksinya sangat ketat. Kami memang mencari mahasiswa yang bagus kualitasnya, bagus bahasa Inggrisnya,” ujar Rizal saat ditemui pada Rabu (12/8).
Ke-84 mahasiswa itu terbagi dalam beberapa skema beasiswa. Rinciannya, 44 orang penerima full scholarship, 27 partial plus scholarship, 12 partial scholarship, dan satu mahasiswa jalur mandiri.
Full scholarship mencakup bebas SPP, akomodasi, dan biaya hidup. Skema partial plus merupakan terobosan baru yang mulai diterapkan pada batch keempat.
“Partial plus itu bebas SPP dan bebas akomodasi,” imbuhnya lagi.
Skema ini dibuat karena skema partial biasa dinilai kurang menarik minat pendaftar. Penyebabnya adalah beban biaya akomodasi dan pengurusan visa yang mencapai sekitar Rp6 juta.
Dari sisi persebaran jumlah pendaftar, program studi Teknologi Informasi tercatat paling banyak diminati mahasiswa asing untuk berkuliah di UMY, disusul program studi Manajemen.
Negara-negara di kawasan ASEAN, Afrika, dan Asia Tengah pun masih menjadi penyumbang pendaftar terbanyak. Rizal mengungkapkan, UMY ingin memperluas jaringan ke Eropa, Australia, Selandia Baru, dan Amerika.
Dirinya juga mengatakan bahwa penambahan kerja sama dan beasiswa penuh di kawasan yang belum tergarap menjadi salah satu strategi ke depan. Tujuannya adalah untuk memperluas sebaran asal negara mahasiswa asing.
Rizal menyebut akreditasi internasional yang dimiliki UMY turut menjadi daya tarik bagi mahasiswa internasional, termasuk yang dimiliki sejumlah program studi di beberapa Fakultas. UMY menargetkan populasi mahasiswa asing aktif mencapai 500 orang dalam tiga tahun ke depan.
Target tersebut naik tiga kali lipat dari capaian saat ini sebanyak 150 mahasiswa. Rizal menyebut lonjakan mahasiswa asing turut memacu mahasiswa lokal untuk lebih percaya diri berbahasa Inggris dan membuka peluang studi maupun kerja ke luar negeri. (GLA)
Sumber : humas umy






