Konferensi Internasional UMY 2026 Himpun 2.765 Makalah dari 82 Negara

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) membuka rangkaian tiga konferensi internasional dan satu seminar nasional pada Rabu (5/8). Digelar secara daring dan luring hingga Jumat (7/8), rangkaian forum ilmiah tersebut menghimpun 2.765 makalah serta mencatat akumulasi 82 partisipasi negara dari lima benua.

Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., membuka rangkaian kegiatan sekaligus menyampaikan apresiasi kepada para peneliti dan peserta yang berpartisipasi.

“Kami berterima kasih kepada seluruh peserta yang telah berkenan mempresentasikan dan membagikan hasil risetnya pada tahun ini,” ujar Nurmandi.

Ia menilai luasnya jangkauan peserta menunjukkan semakin berkembangnya jejaring akademik UMY di tingkat global. Forum tersebut juga menjadi ruang pertukaran gagasan dan hasil penelitian dari berbagai disiplin ilmu.

Hal senada disampaikan Dr. drg. Laelia Dwi Anggraini, Sp.KGA., dari Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) UMY. Menurutnya, keterlibatan peserta dari berbagai kawasan mencerminkan meningkatnya kepercayaan komunitas akademik internasional terhadap forum ilmiah yang diselenggarakan UMY.

“Keragaman negara peserta menunjukkan pengakuan internasional yang terus meningkat terhadap UMY sebagai institusi akademik global,” ujar Laelia dalam laporannya.

Rangkaian tersebut terdiri atas The 10th International Conference on Sustainable Innovation (ICoSI), The 4th International Conference of Community Service (ICCS), The 7th Universitas Muhammadiyah Yogyakarta International Graduate Conference (UMYGrace), dan Seminar Nasional Pengabdian Mahasiswa (SIBISA) ke-4. Keempat forum tersebut sebelumnya diluncurkan UMY sebagai bagian dari penguatan riset dan publikasi ilmiah yang berdampak.

ICoSI menjadi forum dengan jumlah makalah terbanyak, yakni 1.394 naskah. Kegiatan tersebut melibatkan peserta dari 45 negara yang tersebar di lima benua.
Sebanyak 25 negara peserta berasal dari Asia, sembilan negara dari Eropa, enam negara dari Afrika, tiga dari benua Amerika, dan dua dari Oseania.

ICoSI 2026 mengangkat tema Driving Sustainable Development through Innovation and Resilience. Konferensi unggulan UMY tersebut mencakup berbagai rumpun keilmuan, mulai dari humaniora, pendidikan, dan ilmu sosial; kesehatan dan keperawatan; ekonomi, manajemen, dan akuntansi; hingga teknik, teknologi, serta pertanian.

UMYGrace juga mencatat jangkauan internasional yang luas dengan peserta dari 25 negara. Sebanyak 17 negara berasal dari Asia, sedangkan peserta lainnya berasal dari Eropa dan Oseania. Forum yang diperuntukkan bagi mahasiswa dan peneliti muda tersebut berlangsung secara virtual pada 5–6 Agustus 2026.

Sementara itu, ICCS diikuti peserta dari 11 negara yang berasal dari kawasan Asia dan Afrika. Konferensi tersebut menjadi wadah diseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat sekaligus pertukaran gagasan mengenai pemberdayaan dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan utama ICCS dijadwalkan berlangsung pada Jumat (7/8) di UMY.

Secara kumulatif, keempat forum ilmiah tersebut mencatat 82 partisipasi negara. Capaian itu menunjukkan luasnya keterlibatan akademisi, mahasiswa, peneliti, dan praktisi dari berbagai kawasan dalam agenda ilmiah UMY.

Selain memiliki jangkauan geografis yang luas, rangkaian konferensi tahun ini mencakup beragam disiplin ilmu. Sebanyak 2.765 makalah yang masuk dan diseleksi membahas bidang teknik, kesehatan, ekonomi, pendidikan, teknologi informasi, kebijakan publik, hingga pemberdayaan masyarakat.

“Makalah yang diterima mencakup beragam bidang keilmuan, mulai dari teknik, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat. Sejumlah makalah terpilih akan diproses untuk publikasi melalui penerbit internasional bereputasi dan prosiding yang diajukan untuk pengindeksan,” jelas Laelia.

Peluang publikasi diberikan kepada makalah yang memenuhi relevansi, kualitas ilmiah, dan persyaratan penerbit. ICoSI dan UMYGrace bekerja sama dengan sejumlah mitra publikasi internasional, tetapi keputusan akhir penerbitan dan pengindeksan tetap mengikuti proses evaluasi masing-masing penerbit.

Menurut Laelia, cakupan lintas disiplin tersebut memperkuat posisi UMY sebagai perguruan tinggi yang mengembangkan riset pada berbagai sektor. Konferensi tidak hanya menjadi ruang presentasi hasil penelitian, tetapi juga membuka peluang kolaborasi, publikasi bersama, dan pengembangan jejaring akademik internasional.

Melalui rangkaian forum tersebut, UMY berupaya memperluas diseminasi pengetahuan sekaligus mendorong lahirnya riset dan program pengabdian yang relevan dengan tantangan pembangunan berkelanjutan. (lsi)

Sumber : Humas Umy

Berita Terkait

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta, Lindungi Pekerja
Sleman Gelontorkan Rp46,6 Juta untuk Atlet dan Pelatih Peparpeda DIY
Bakpia Day #14 Siapkan Karnaval Budaya, 27 Ribu Bakpia Gratis di Bagikan
Susanto Resmikan Sanggar Punokawan 2, Gamelan Jadi Benteng Budaya Jawa
Rajawali Farm Hadir di Sleman! Kolaborasi Strategis TNI AU dan Pemkab Dorong Kemandirian Pangan
Stop Kontak Diduga Korslet, Dua Kamar Rumah Warga Jitengan Sleman Ludes Terbakar
Tiap Kata Jaksa Menampar: Bos Daycare Elit Jogja Dituntut 10 Tahun
Pakar UMY: Konflik Houthi–Saudi Tak Bisa Diselesaikan secara Militer

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta, Lindungi Pekerja

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Sleman Gelontorkan Rp46,6 Juta untuk Atlet dan Pelatih Peparpeda DIY

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Bakpia Day #14 Siapkan Karnaval Budaya, 27 Ribu Bakpia Gratis di Bagikan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Susanto Resmikan Sanggar Punokawan 2, Gamelan Jadi Benteng Budaya Jawa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Rajawali Farm Hadir di Sleman! Kolaborasi Strategis TNI AU dan Pemkab Dorong Kemandirian Pangan

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Cegah Banjir, Kodim Wonosobo Ajak Warga Bersihkan Saluran Mangli

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:54 WIB