Transformasi Posyandu Kota Bekasi: Integrasi Lintas Sektor untuk Pelayanan Publik yang Efektif

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan Kota Bekasi menyelenggarakan Sosialisasi Siklus Hidup Tingkat Kecamatan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Kegiatan ini diikuti oleh kader posyandu dari seluruh kecamatan di Kota Bekasi, dengan tujuan memperkuat peran posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

Ketua Posyandu Kota Bekasi, Ibu Wiwiek Hargono Tri Adhianto, menegaskan pentingnya transformasi layanan posyandu yang kini tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga merambah ke sektor sosial dengan berlandaskan program enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Konsep satu data menjadi kunci. Semua kebutuhan masyarakat akan terintegrasi di posyandu. Misalnya, ketika warga membutuhkan alat bantu dengar dari Dinas Sosial, datanya dapat diakses melalui posyandu. Begitu juga dengan program rumah tidak layak huni (Rutilahu), data akan tercatat di posyandu dan disalurkan melalui Disperkimotanm. Dengan satu data yang terhubung ke enam SPM, pelayanan kepada masyarakat akan lebih tepat sasaran,” jelas Wiwiek.

Program enam SPM ini mengacu pada transformasi posyandu menjadi lembaga pelayanan publik berbasis komunitas yang mengintegrasikan enam bidang pelayanan dasar. Adapun kepanjangan dari 6 SPM tersebut meliputi Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, SPM Ketenteraman dan Ketertiban Umum, serta SPM Sosial.

Dengan adanya integrasi enam bidang pelayanan dasar ini, posyandu tidak hanya mencatat layanan kesehatan, tetapi juga menjadi basis informasi yang mendukung program lintas sektor secara terpadu. Transformasi ini menjadikan posyandu sebagai pusat layanan masyarakat berbasis data yang komprehensif, sekaligus mendukung terwujudnya visi dan misi Kota Bekasi, yaitu kota yang nyaman bagi warganya dan sejahtera masyarakatnya, dimulai dari lingkungan terdekat.

Wiwiek menambahkan, karena program ini masih baru, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dan perlahan, sembari terus memberikan pendampingan serta sosialisasi kepada para kader posyandu.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap peran posyandu dari seluruh kecamatan dapat semakin solid dalam menghadirkan layanan kesehatan dan sosial yang berkesinambungan, demi tercapainya kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi.(NR)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Bunda Literasi Bekasi Dorong Pelajar SMP/MTs Gemar Menulis Cerpen
Zulhas Puji Komitmen Wali Kota Bekasi Atasi Persoalan Sampah di Bantargebang
Ground Breaking PSEL Dimulai, Bekasi Dorong Pengelolaan Sampah Lebih Ramah Lingkungan
Ground Breaking PSEL Bantargebang, Tri Adhianto Targetkan Beroperasi dalam 18 Bulan.
Pemkot Bekasi Bergerak, Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Ditertibkan
Dugaan Pungli hingga Penataan PKL Plaza Patriot Disorot, 5 Pejabat Dinonaktifkan
Semangat Kemerdekaan di Bojong Menteng, Wawali Harris Bobihoe Hibur Warga
HUT ke-4 Paroki Kranggan Jadi Momentum Doa dan Solidaritas untuk Korban Bencana

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Bunda Literasi Bekasi Dorong Pelajar SMP/MTs Gemar Menulis Cerpen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Zulhas Puji Komitmen Wali Kota Bekasi Atasi Persoalan Sampah di Bantargebang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Bekasi Dorong Pengelolaan Sampah Lebih Ramah Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Ground Breaking PSEL Bantargebang, Tri Adhianto Targetkan Beroperasi dalam 18 Bulan.

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Pemkot Bekasi Bergerak, Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Ditertibkan

Berita Terbaru