Bakar Sampah Picu Kebakaran Lahan, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran lahan kosong akibat pembakaran sampah di Samberembe, Candibinangun, Pakem, Sleman

Kebakaran lahan kosong akibat pembakaran sampah di Samberembe, Candibinangun, Pakem, Sleman

JOGJAOKE.COM, ‎SLEMAN – Kebakaran lahan kosong terjadi di wilayah Samberembe, Candibinangun, Pakem, Sleman, Selasa sore sekitar pukul 17.45 WIB akibat pembakaran sampah.

Laporan kejadian diterima Pusdalops BPBD Sleman melalui aplikasi WhatsApp sekitar pukul 17.50 WIB, kemudian langsung diteruskan kepada petugas untuk penanganan cepat.

“Begitu laporan masuk, tim segera bergerak menuju lokasi guna melakukan asesmen sekaligus memastikan api tidak meluas,” kata petugas BPBD Sleman.

Berdasarkan hasil asesmen lapangan, kebakaran bermula ketika seseorang membakar sampah, namun api merambat ke lahan kosong yang berada di sebelah lokasi.

“Api merembet dengan cepat karena kondisi lahan kering sehingga membutuhkan penanganan segera,” ujar salah seorang petugas di lokasi kejadian.

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Sleman Regu 1 bersama petugas pemadam kebakaran langsung melakukan upaya pemadaman agar kobaran api terkendali.

“Prioritas kami menghentikan penyebaran api sehingga tidak menjalar ke permukiman maupun lahan lainnya,” ungkap petugas saat proses penanganan berlangsung.

Selain BPBD Sleman dan Damkar Sleman, unsur Redcar serta warga sekitar turut membantu proses pemadaman hingga situasi dinyatakan aman.

“Kolaborasi seluruh unsur membuat proses pemadaman berlangsung cepat dan efektif,” ujar salah seorang personel yang terlibat dalam operasi tersebut.

Beruntung, kebakaran hanya menghanguskan lahan kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material terhadap bangunan warga.

“Kerugian nihil karena lokasi yang terbakar merupakan lahan kosong,” jelas petugas berdasarkan hasil pendataan lapangan.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan di sekitar lokasi.

“Kami melakukan pemeriksaan menyeluruh agar tidak ada bara api yang kembali menyala,” kata petugas BPBD Sleman.

BPBD Sleman mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama ketika cuaca kering yang dapat mempercepat penyebaran api.

“Kami mengajak masyarakat tidak membakar sampah sembarangan demi mencegah kebakaran lahan dan menjaga keselamatan lingkungan,” tegas petugas BPBD Sleman. (lsi)

sumber : waw

Berita Terkait

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan
OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta
Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat
Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan
Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit
GPM Tegaskan Independensi, Marhaenisme Tetap Jadi Garis Perjuangan Organisasi
Ekonomi Digital Makin Beragam, Pemkot Yogyakarta Masukkan Kreator Konten dalam Pendataan UMKM
Pameran Batik Kontemporer Prawirotaman Angkat Karya dan Kreativitas Pembatik Muda

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:19 WIB

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:15 WIB

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit

Berita Terbaru

Yogyakarta

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:15 WIB