Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Perkuat Sinergi Pekerja dan Perusahaan

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Afriansyah Noor berfoto bersama Direktur serta jajaran manajemen PT Kereta Api Indonesia dan perwakilan Serikat Pekerja Kereta Api

Wakil Menteri Afriansyah Noor berfoto bersama Direktur serta jajaran manajemen PT Kereta Api Indonesia dan perwakilan Serikat Pekerja Kereta Api

JOGJAOKE.COM, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, mengatakan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) merupakan cerminan hubungan industrial yang sehat karena dibangun melalui dialog, musyawarah, dan kesepahaman antara manajemen dan pekerja.

Hal tersebut disampaikan Afriansyah saat menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) dan Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) periode 2026–2028 di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

“Keberhasilan PKB ini menunjukkan bahwa perbedaan kepentingan tidak harus berujung pada konflik berkepanjangan, melainkan dapat diwadahi melalui solusi yang mengakomodasi semua pihak,” ujar Afriansyah.

Menurut Afriansyah, PKB memiliki makna yang melampaui aspek administratif maupun legal formal. Dokumen tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam membangun hubungan kerja yang sehat, adaptif, dan berkeadilan.

Ia menilai ruang komunikasi yang terbuka menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga keseimbangan antara produktivitas perusahaan dan kesejahteraan pekerja. Karena itu, proses perundingan yang melibatkan berbagai pandangan merupakan bagian penting dalam memperkuat hubungan industrial.

Dalam proses penyusunan PKB, perbedaan pandangan juga sempat muncul, terutama pada fase pra-perundingan saat menentukan komposisi keterwakilan tim perunding. Namun, keberadaan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 28 Tahun 2014 dinilai mampu menjadi pijakan dalam menyelesaikan kebuntuan tersebut.

“Sebagai BUMN strategis yang menopang konektivitas nasional dan pertumbuhan ekonomi, stabilitas hubungan kerja di PT KAI memegang peran yang sangat krusial,” katanya.

Lebih lanjut, Afriansyah menekankan pentingnya menjaga kesinambungan hubungan industrial setelah penandatanganan PKB. Menurutnya, dokumen tersebut perlu menjadi rujukan bersama untuk memperkuat rasa saling percaya dan mempererat kolaborasi antarpihak.

Ia juga berharap setiap persoalan yang muncul di lingkungan kerja dapat diselesaikan melalui pendekatan dialogis sehingga potensi gesekan dapat diredam sejak awal.
“Semoga kesepakatan ini dapat mendorong lahirnya budaya kerja yang semakin produktif sekaligus memperkuat kinerja perusahaan,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa PKB merupakan instrumen strategis yang mencerminkan kesamaan pandangan antara manajemen dan pekerja dalam memperkuat arah pengembangan perusahaan ke depan.

Ia menilai hubungan industrial yang kuat perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka, kepercayaan yang terus dijaga, serta komitmen bersama untuk tumbuh dan berkembang.

“Hubungan industrial yang sehat hanya dapat terwujud melalui komunikasi yang terbuka, rasa saling percaya, serta komitmen untuk tumbuh bersama,” ujar Bobby. (LSI)

Sumber : kemenkoinfra

Berita Terkait

Kemendagri Dorong Pemda Beri Insentif BPHTB dan PBG untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Wamendagri Ribka Haluk Upayakan Proyek KPP Empat DOB Papua Masuk Program Strategis Nasional
Pemda Jadi Kunci Kolaborasi, Wamendagri Wiyagus Targetkan Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045
Sumatera Utara Maksimalkan Dana TKD Tambahan Demi Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak
Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan yang Baik Harus Mampu Menjaga Keberlanjutan Pembangunan
Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Pemda Demi Sukseskan Program BSPS
Mendagri Tekankan Peran Pemda dalam Menjaga Inflasi Melalui Penguatan Pasokan
Wamendagri Ribka Pastikan Pembangunan Jalan, Irigasi, dan Fasilitas Publik di Papua Sesuai Target

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:11 WIB

Kemendagri Dorong Pemda Beri Insentif BPHTB dan PBG untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:34 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Upayakan Proyek KPP Empat DOB Papua Masuk Program Strategis Nasional

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:24 WIB

Pemda Jadi Kunci Kolaborasi, Wamendagri Wiyagus Targetkan Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:27 WIB

Sumatera Utara Maksimalkan Dana TKD Tambahan Demi Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:18 WIB

Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan yang Baik Harus Mampu Menjaga Keberlanjutan Pembangunan

Berita Terbaru