Hadapi Bencana Hidrometeorologi, Pemkal Condongcatur Gelar Sosialisasi Manajemen Kebencanaan Berbasis Masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, SLEMAN – Pemerintah Kalurahan Condongcatur bersama BPBD DIY memperkuat kapasitas relawan melalui sosialisasi manajemen kebencanaan berbasis masyarakat menghadapi ancaman hidrometeorologi secara bersama.

‎Kegiatan berlangsung di Ruang Wacana Loka Kantor Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman, Rabu, menghadirkan DPRD DIY, Basarnas, serta berbagai unsur relawan masyarakat.

‎Anggota Komisi A DPRD DIY Dr. Yuni Satia Rahayu dan Elfram Yuliawan menjadi narasumber membahas strategi mitigasi, evakuasi, serta kesiapsiagaan bencana bersama.

‎Peserta berasal dari Satgas Kebencanaan, Destana, Kampung Siaga Bencana, Dapur Umum, Satlinmas, serta masyarakat yang antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan bersama.

‎Plt Lurah Condongcatur Budi Arto menyampaikan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD DIY dan Ibu Yuni atas dukungan peningkatan kapasitas relawan.”

‎Menurut Budi Arto, “Manajemen kebencanaan hidrometeorologi menjadi bekal penting agar masyarakat semakin siap melindungi diri serta memperkecil risiko bencana yang mengancam.”

‎Ia juga mengingatkan, “Masyarakat jangan membakar sampah karena dapat memicu kebakaran, terutama saat musim kemarau panjang yang sedang berlangsung sekarang.”

‎Budi menegaskan, “Relawan merupakan mitra strategis pemerintah sehingga sinergi bersama BPBD DIY, DPRD DIY, dan Basarnas harus terus diperkuat berkelanjutan.”

‎Dr. Yuni Satia Rahayu menjelaskan, “Relawan adalah ujung tombak penanggulangan bencana sehingga peningkatan kapasitas mereka menjadi perhatian serius DPRD DIY.”

‎Yuni menyoroti masih adanya pembakaran sampah seraya menegaskan, “Edukasi masyarakat harus terus dilakukan agar kesadaran mengurangi risiko bencana semakin meningkat bersama.”

‎Ia mengungkapkan, “Peraturan Daerah DIY tentang Penanggulangan Bencana sedang direvisi, termasuk penguatan mitigasi ancaman gempa megathrust agar daerah semakin siap.”

‎Elfram Yuliawan memaparkan strategi evakuasi, koordinasi lapangan, keselamatan penolong, serta prosedur pertolongan pertama sesuai standar operasi pencarian dan pertolongan Basarnas nasional.

‎Basarnas Yogyakarta juga menggelar simulasi Bantuan Hidup Dasar dan Resusitasi Jantung Paru menggunakan manekin agar peserta memahami teknik penyelamatan korban secara benar.

‎Elfram menegaskan, “Relawan harus mengutamakan keselamatan diri terlebih dahulu karena penolong yang selamat akan mampu menyelamatkan lebih banyak jiwa.”

‎Ia menambahkan, “Kami membekali relawan dengan kemampuan evakuasi, BHD, dan RJP agar mampu bertindak cepat, tepat, aman, sesuai prosedur darurat.”

‎Melalui kolaborasi BPBD DIY, DPRD DIY, Basarnas, serta masyarakat, Condongcatur semakin optimistis mewujudkan Kalurahan Tangguh Bencana yang siap menghadapi berbagai ancaman bersama. (ady)

Berita Terkait

Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan
Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI
‎FE UWM Cetak Lulusan Berintegritas, Berdampak di Dunia Kerja
Workshop Smart Village UMY Dorong Transformasi Desa Berbasis Teknologi dan Tata Kelola
Dua Bulan Persiapan, Mahasiswa Teknik Sipil UMY Borong Tiga Penghargaan di Malaysia
Bendera Raksasa 481 Meter Siap Gegerkan Jogja Merah Putih
Suara Inklusi untuk Semua 2026, Malioboro Jadi Panggung Kesetaraan dan Kebersamaan
TMMD Sengkuyung III Wonosobo Tuntaskan Renovasi Rumah Artiyono dan Ratiyo

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:49 WIB

‎FE UWM Cetak Lulusan Berintegritas, Berdampak di Dunia Kerja

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Workshop Smart Village UMY Dorong Transformasi Desa Berbasis Teknologi dan Tata Kelola

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Dua Bulan Persiapan, Mahasiswa Teknik Sipil UMY Borong Tiga Penghargaan di Malaysia

Berita Terbaru

Yogyakarta

Susanto Dwi Antoro Ajak Warga Bersatu Doakan Keselamatan NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:17 WIB