Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Pemda Demi Sukseskan Program BSPS

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama jajaran pemerintah daerah (Pemda) akan mendukung penuh optimalisasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Dukungan tersebut sejalan dengan rencana penerbitan Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk mempercepat pencapaian target 400 ribu penerima BSPS.

“Dan ini sangat ditunggu oleh publik dan diterima publik karena memperbaiki rumah masyarakat yang kurang mampu, tidak layak,” ujar Mendagri kepada awak media usai mengikuti rapat bersama Menteri PKP, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), dan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Kantor BPKP, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Dalam rapat tersebut juga dibahas percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera. Mendagri menjelaskan, pembangunan huntap secara in situ menjadi tanggung jawab Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sedangkan pembangunan huntap bagi warga yang direlokasi dilaksanakan oleh Kementerian PKP.

Mendagri yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mengakui pembangunan ribuan huntap bukan pekerjaan yang mudah. Karena itu, ia mengapresiasi kesiapan Kementerian PKP yang terus mematangkan rencana pembangunan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

“Jujur, saya lega sebagai Kasatgas karena melihat timelinenya dan rencana-rencana on progress, bagus. Bahkan sudah banyak koordinasi-koordinasi termasuk tanah sudah diperoleh itu betul-betul melegakan dan akan kita follow up nanti,” ungkapnya.

Untuk mempercepat implementasinya, Mendagri akan menindaklanjuti rencana tersebut bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU), Direktur Utama PT PLN, serta seluruh kepala daerah di wilayah terdampak bencana di Sumatera. Ia memastikan pemerintah bergerak cepat agar pembangunan dapat berjalan optimal.

Selain itu, dalam rapat juga mengemuka masukan dari pelaku usaha real estate ihwal masih adanya daerah yang belum menerapkan kebijakan pembebasan biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Mendagri menegaskan akan mengecek daerah-daerah yang belum melaksanakan kebijakan tersebut.

“Setelah itu kita akan menggunakan Surat Edaran, semacam mengingatkan mereka. Dan kemudian juga kita akan memberikan award nanti di enam region seluruh Indonesia, region Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Jawa-Bali dan lain-lain yang itu berupa insentif fiskal yang kepala daerah yang pro, kepada, pro di bidang perumahan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Mendagri juga meminta BPKP menjalankan fungsi pengawasan terhadap daerah yang belum melaksanakan kebijakan tersebut. Dengan langkah itu, ia berharap program perumahan rakyat dapat berjalan lebih optimal.

Turut hadir dalam rapat tersebut Menteri PKP Maruarar Sirait, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, perwakilan pengembang, serta pihak terkait lainnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

M​enekraf Sambut Sinergi FSKN untuk Dorong Ekraf Keraton ke Tingkat ASEAN
Festival Bazar Kemendagri 2026 Tak Sekadar Bazar, Edukasi dan Kesiapsiagaan Turut Didorong
Mendagri Dorong Kepala Daerah Kelola Potensi Daerah dengan Pendekatan Teknokratik
Menteri Ekraf Ingin Blockchain Buka Peluang Monetisasi IP Lewat IDBW 2026
Atasi Backlog Perumahan, Mendagri Tekankan Pentingnya Pemanfaatan Data BPS
BSKDN Ajak Pemda Optimalkan Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual
Dukung Kelancaran MBG, Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan BGN dan Pemda
Mendagri Dorong Pemberian Reward bagi Pemda Berprestasi untuk Perkuat Kinerja Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:57 WIB

M​enekraf Sambut Sinergi FSKN untuk Dorong Ekraf Keraton ke Tingkat ASEAN

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Festival Bazar Kemendagri 2026 Tak Sekadar Bazar, Edukasi dan Kesiapsiagaan Turut Didorong

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Mendagri Dorong Kepala Daerah Kelola Potensi Daerah dengan Pendekatan Teknokratik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Menteri Ekraf Ingin Blockchain Buka Peluang Monetisasi IP Lewat IDBW 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:17 WIB

Atasi Backlog Perumahan, Mendagri Tekankan Pentingnya Pemanfaatan Data BPS

Berita Terbaru

Yogyakarta

Susanto Dwi Antoro Ajak Warga Bersatu Doakan Keselamatan NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:17 WIB