Demi Masa Depan Lestari, Danang Maharsa: Jangan Biarkan Sungai Kita Mati!

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di sela-sela kesibukan membersihkan aliran air, keceriaan dan semangat kekeluargaan tetap menyelimuti para warga dan relawan.

Di sela-sela kesibukan membersihkan aliran air, keceriaan dan semangat kekeluargaan tetap menyelimuti para warga dan relawan.

JOGJAOKE.COM, SLEMAN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman, Danang Maharsa, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat sumber daya alam sebagai tanggung jawab bersama demi keberlangsungan kehidupan generasi mendatang.

Ajakan itu disampaikan saat mengikuti aksi “Bersih Sungai dan Merawat Pertiwi” di Desa Wisata Lestari Kaliku Gabugan, Pendowoharjo, Sleman, dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026.

Danang mengatakan sungai merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat sehingga harus dijaga kelestariannya secara bersama-sama.

“Menjaga alam ini sangat penting demi mempertahankan ekosistem dan habitat ikan yang ada di dalamnya,” ujar Danang di sela kegiatan bersih sungai, penanaman pohon, dan penebaran benih ikan.

Menurut Danang, aksi lingkungan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Trisakti, semangat gotong royong, serta kepedulian kader partai terhadap lingkungan hidup.

“Kami memang sengaja menggelar banyak kegiatan berbasis komunitas seperti ini. Selain sebagai sarana pengabdian masyarakat, ini juga menjadi media edukasi yang efektif bagi generasi muda,” katanya.

Senada dengan itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sleman, Y. Gustan Ganda, menegaskan keterlibatan generasi milenial dan Gen Z menjadi bagian penting dalam upaya membangun kesadaran menjaga lingkungan sejak dini.

“Kami melibatkan anak-anak muda dari kalangan milenial dan Gen Z untuk bersama-sama merawat alam. Tujuannya agar bumi tetap terjaga dan lestari demi kehidupan mereka di masa yang akan datang,” ungkap Gustan.

Ia berharap semangat merawat alam tidak berhenti pada kegiatan peringatan Bulan Bung Karno semata, tetapi menjadi budaya yang terus dilakukan masyarakat.

“Kesadaran menjaga lingkungan harus tumbuh menjadi kebiasaan bersama agar manfaatnya dapat dirasakan hingga masa depan,” tambahnya.

Aksi peduli lingkungan tersebut juga menjadi momentum memperkuat konsolidasi internal PDI Perjuangan Sleman dengan kehadiran pengurus dari 17 kapanewon se-Kabupaten Sleman.

Turut hadir Anggota DPR RI Totok Hedi Santosa serta anggota DPRD Kabupaten Sleman Fraksi PDI Perjuangan, yakni Budi Sanyata, Gani Sadat, Nila Rifianti, Dedie Kusuma, dan Rury Tyas Pramuri yang bersama-sama menunjukkan komitmen menjaga kelestarian lingkungan. (WAW)

Berita Terkait

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan
OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta
Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat
Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan
Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit
GPM Tegaskan Independensi, Marhaenisme Tetap Jadi Garis Perjuangan Organisasi
Ekonomi Digital Makin Beragam, Pemkot Yogyakarta Masukkan Kreator Konten dalam Pendataan UMKM
Pameran Batik Kontemporer Prawirotaman Angkat Karya dan Kreativitas Pembatik Muda

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:19 WIB

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:15 WIB

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit

Berita Terbaru

Yogyakarta

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:15 WIB