Belanja Wajib dan Pelayanan Dasar Jadi Perhatian Utama APBD 2026, Kata Sekda Lampung

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung memprioritaskan pemenuhan belanja wajib dan pelayanan dasar masyarakat dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Komitmen tersebut menjadi fokus utama Pemprov Lampung dalam menjaga kesehatan fiskal daerah sekaligus memastikan program pembangunan tetap berjalan sesuai target.

“Yang paling dipastikan adalah bagaimana Pemerintah Provinsi Lampung memastikan belanja wajib dan mengikat. Belanja ini wajib ada sebelum program-program lain untuk mendukung target RPJMD,” ucap Sekda Marindo Kurniawan saat mengikuti Asistensi Daerah terhadap Kemampuan Keuangan Daerah dalam Memenuhi Belanja Minimum Tahun Anggaran 2026 bersama Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Ditjen Keuda) Kementerian Dalam Negeri secara virtual dari Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan asistensi tersebut diikuti jajaran Pemerintah Provinsi Lampung bersama Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri untuk mengevaluasi struktur APBD 2026, kapasitas fiskal daerah, serta kemampuan pemerintah daerah dalam memenuhi belanja minimum dan berbagai kewajiban pelayanan publik.

Sekda Marindo mengatakan asistensi dari Kemendagri menjadi momentum penting bagi Pemprov Lampung untuk memperoleh masukan dan rekomendasi strategis dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran daerah. Menurutnya, pengelolaan keuangan daerah harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, Pemprov Lampung terus berupaya menjaga keseimbangan antara pemenuhan kewajiban pelayanan dasar dengan pelaksanaan program prioritas pembangunan. Langkah tersebut dilakukan agar setiap anggaran yang dialokasikan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri memberikan sejumlah masukan terkait penguatan pendapatan daerah, peningkatan kualitas belanja, percepatan pembangunan infrastruktur, serta dukungan terhadap program prioritas nasional seperti pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan pertumbuhan ekonomi, dan pengurangan pengangguran.

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni menyampaikan bahwa asistensi dilakukan untuk membantu pemerintah daerah menyusun struktur APBD yang lebih sehat dan berkualitas. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu menyelaraskan perencanaan dan penganggaran dengan kebutuhan pembangunan serta prioritas nasional.

Menurut Fatoni, tata kelola keuangan daerah yang baik akan mendorong efektivitas pelaksanaan program pembangunan sekaligus meningkatkan manfaat APBD bagi masyarakat.

Pemprov Lampung menyambut positif berbagai rekomendasi yang diberikan dalam kegiatan tersebut. Hasil asistensi akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan pengelolaan keuangan daerah ke depan.

Melalui penguatan tata kelola fiskal dan peningkatan kualitas belanja daerah, Pemerintah Provinsi Lampung berharap pembangunan dapat berjalan lebih optimal, pelayanan publik semakin baik, serta berbagai program prioritas yang menyentuh kebutuhan masyarakat dapat terlaksana secara berkelanjutan.

Sumber : Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Silaturahmi dengan Ikatan Keluarga Minang, Gubernur Mirza Apresiasi Semangat Membangun Lampung
Rapat Pleno TPAKD, Jihan Nurlela Dorong Pemberdayaan Desa melalui Inklusi Keuangan
Presiden Buka Munas HIPMI XVIII di Lampung, Dorong Penguatan Ekosistem Investasi
Sambutan Hangat Warga Pesisir Barat Iringi Kunjungan Presiden Prabowo
Masyarakat Pesisir Barat Kini Nikmati Layanan Kesehatan Modern, RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Jihan Nurlela Ajak IPM Berkontribusi Aktif dalam Membangun Lampung
Gubernur Mirza: Munas HIPMI di Lampung Akan Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda
Purnama Wulan Sari Mirza Tekankan Peran Strategis Ibunda Guru dalam Memajukan Pendidikan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:44 WIB

Silaturahmi dengan Ikatan Keluarga Minang, Gubernur Mirza Apresiasi Semangat Membangun Lampung

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:46 WIB

Belanja Wajib dan Pelayanan Dasar Jadi Perhatian Utama APBD 2026, Kata Sekda Lampung

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:27 WIB

Rapat Pleno TPAKD, Jihan Nurlela Dorong Pemberdayaan Desa melalui Inklusi Keuangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:34 WIB

Presiden Buka Munas HIPMI XVIII di Lampung, Dorong Penguatan Ekosistem Investasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:20 WIB

Sambutan Hangat Warga Pesisir Barat Iringi Kunjungan Presiden Prabowo

Berita Terbaru