Pemkot Jogja Buka Pelatihan Kerja Disabilitas, Fokus Keterampilan Kreatif

Rabu, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Umbulharjo – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) mengadakan program pelatihan keterampilan kerja khusus bagi penyandang disabilitas. Program ini ditujukan untuk memperkuat kemandirian sekaligus membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas di berbagai bidang.

Kepala Bidang Pengembangan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta, Erna Nur Setyaningsih, menyampaikan, kuota pelatihan tahun 2025 dibatasi untuk 17 orang. Peserta berasal dari penyandang disabilitas tuna daksa, disabilitas intelektual, hingga skizofrenia. Pelatihan akan dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Arrum dan dijadwalkan dimulai 23 September 2025.

“Bentuk pelatihan kerja bagi penyandang disabilitas harus mempertimbangkan aspek keamanan. Tidak boleh ada penggunaan api atau benda tajam yang bisa berisiko. Tahun ini fokus pada keterampilan mewarnai kain dengan teknik shibori dan jumputan, serta pembuatan kerajinan tangan,” ujar Erna, Senin (22/9/2025).

Selain program khusus ini, Dinsosnakertrans setiap tahun juga membuka pelatihan keterampilan umum yang sebagian pesertanya berasal dari kalangan disabilitas. Sebelumnya, terdapat peserta tuna rungu dan tuna wicara yang mengikuti pelatihan pembuatan cake dan pastry. Beberapa program pemberdayaan tenaga kerja mandiri juga diikuti penyandang tuna grahita, tuna daksa, maupun low vision.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mendorong peningkatan jumlah dan ragam pelatihan kerja untuk penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan tersebut penting agar penyandang disabilitas memiliki kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

“Penyandang disabilitas bukan tidak mampu, mereka hanya memiliki keterbatasan yang bisa disesuaikan dengan potensi kemampuan lain. Dengan bekal keterampilan, harapannya mereka bisa lebih siap memasuki dunia kerja,” kata Wawan. (ihd)

Berita Terkait

‎Kodim Wonosobo Satukan Warga Lewat Nobar Piala Dunia 2026
Pendaki Wajib Tahu, Ini Kesalahan Umum Saat Menjaga Suhu Tubuh di Gunung
Ungguli PTN, Rasio Dosen Asing UMY Tembus Peringkat 240 Dunia
UMY Gelar SIE Expo 2026, Hadirkan 136 Inovasi dan Pertemukan Kampus dengan Industri
Atasi Kelangkaan Darah Saat Kondisi Darurat, Dosen UMY Dorong Penguatan Standar Mutu Layanan
Konvoi PSHT Diduga Hambat Ambulans, Nyawa Warga Karanganyar Tak Tertolong
Program Prioritas Pemerintah Dikritik, Dosen UMY Sebut Masalah Utama Ada pada Tata Kelola
Kontribusi Nyata untuk Bangsa, Wamen Koperasi dan Sejumlah Tokoh Diganjar Impactful Unnes Alumni Award 2026

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:30 WIB

‎Kodim Wonosobo Satukan Warga Lewat Nobar Piala Dunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:16 WIB

Pendaki Wajib Tahu, Ini Kesalahan Umum Saat Menjaga Suhu Tubuh di Gunung

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:04 WIB

Ungguli PTN, Rasio Dosen Asing UMY Tembus Peringkat 240 Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:58 WIB

UMY Gelar SIE Expo 2026, Hadirkan 136 Inovasi dan Pertemukan Kampus dengan Industri

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:54 WIB

Atasi Kelangkaan Darah Saat Kondisi Darurat, Dosen UMY Dorong Penguatan Standar Mutu Layanan

Berita Terbaru

Yogyakarta

UMY Sabet Dua Emas dan Empat Perunggu pada GTIC II 2026

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:47 WIB