Pria Tercebur Sumur 10 Meter Saat Ambil Jebakan Tikus

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, SLEMAN – Niat mengambil alat jebakan tikus yang terjatuh ke area sumur berujung petaka bagi Nur Aziz (31), warga Dusun Wonosari, Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman.

Korban tercebur ke dalam sumur sedalam sekitar 10 meter pada Senin (8/6/2026) dini hari dan harus menjalani proses penyelamatan oleh tim SAR gabungan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.15 WIB. Saat itu Nur Aziz bermaksud mengambil alat jebakan tikus yang terjatuh ke area sumur di dekat rumahnya.

Namun saat berusaha menjangkau alat tersebut, korban diduga kehilangan pijakan akibat kondisi sekitar yang gelap dan permukaan yang licin.

“Korban diduga terpeleset saat hendak mengambil alat yang jatuh ke dalam sumur,” ungkap informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian.

Dalam hitungan detik, korban jatuh ke dasar sumur dengan kedalaman sekitar 10 meter. Kejadian tersebut membuat keluarga dan warga sekitar panik.

“Kami langsung meminta bantuan karena korban berada di dasar sumur dan sulit dijangkau,” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh Tim Unit Siaga Basarnas Sleman bersama unsur SAR gabungan. Sekitar pukul 04.05 WIB, tim penyelamat tiba di lokasi dan langsung melakukan asesmen serta menyiapkan peralatan evakuasi.

“Tim segera melakukan penanganan setelah menerima laporan adanya warga yang terjatuh ke dalam sumur,” kata petugas di lokasi.

Karena kondisi sumur cukup dalam dan berisiko, proses penyelamatan dilakukan menggunakan metode vertical rescue atau penyelamatan vertikal. Petugas harus turun ke dasar sumur untuk menjangkau korban.

“Metode vertical rescue digunakan untuk memastikan korban dapat dievakuasi dengan aman,” jelas tim penyelamat.
‎Proses evakuasi berlangsung penuh kehati-hatian.

Selain memastikan keselamatan korban, tim juga harus menjaga keamanan personel yang turun ke dalam sumur. Setelah bekerja lebih dari satu jam, upaya penyelamatan akhirnya berhasil.

Tepat pukul 05.13 WIB, Nur Aziz berhasil diangkat ke permukaan dalam keadaan selamat.

“Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi sadar dan selamat,” ujar petugas.

Koordinator Unit Siaga Basarnas Sleman, Dhedi Prasetya, menyampaikan operasi penyelamatan berjalan lancar berkat koordinasi seluruh unsur SAR gabungan.

Meski selamat, korban mengalami cedera pada tungkai kanan bawah akibat benturan saat terjatuh dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Akademik UGM untuk mendapatkan penanganan medis.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sumur, terutama pada malam hingga dini hari, serta memastikan area sumur memiliki penutup atau pengaman yang memadai untuk mencegah kejadian serupa,” tegas Dhedi.(WAW)

Berita Terkait

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga
Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil
‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:45 WIB

‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Polisi Masa Depan yang Dipercaya Publik

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:50 WIB