Idul Adha 1447 H, Rektor UMY Ingatkan Kurban Tak Cukup Sembelih Hewan

Kamis, 28 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UMY saat menyampaikan khutbah Idul Adha di UMY

Rektor UMY saat menyampaikan khutbah Idul Adha di UMY

JOGJAOKE.COM, Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Prof. Dr. Achmad Nurmadi, M.Sc. mengingatkan bahwa esensi ibadah kurban bukan terletak pada hewan yang disembelih, melainkan pada ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang lahir darinya.

Ia menyerukan agar ibadah kurban dijadikan momentum nyata untuk mengikis sifat kikir dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Nurmadi saat menjadi khatib Sholat Idul Adha 1447 H yang digelar di Halaman Kampus UMY, Rabu (27/5) pagi. Sholat dimulai pukul 06.30 WIB dengan imam Nanda Ardika, Imam Masjid Kampus UMY, dan dihadiri oleh civitas academica serta masyarakat luas di sekitar kampus.

“Ibadah qurban yang kita lakukan bukan sebatas menyembelih hewan saja. Kurban mengandung pesan untuk mengikis sifat kikir dan cinta dunia, menumbuhkan kepedulian sosial karena daging kurban dibagikan kepada fakir miskin,” ujar Nurmadi dalam khutbahnya.

Nurmadi mendasarkan pernyataannya pada firman Allah dalam QS. Al-Hajj ayat 37, bahwa yang sampai kepada Allah bukan daging maupun darah hewan kurban, melainkan ketakwaan dari orang yang berkurban. Menurutnya, hal inilah yang menjadi inti dari seluruh ibadah kurban.

Dalam khutbahnya pula, Guru Besar UMY di bidang smart governance ini juga mengajak jamaah meneladani kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sebagai landasan nilai. Ia menyebut tiga nilai utama yang harus dihidupkan dari kisah tersebut, yakni ketaatan mutlak kepada Allah, keikhlasan dan kesabaran, serta kesediaan berkorban.

Nurmadi mengaitkan semangat kurban dengan nilai persatuan umat Islam. Ia mengingatkan bahwa dalam ibadah haji, jutaan Muslim dari berbagai suku, bangsa, dan status sosial berdiri setara di hadapan Allah tanpa pembeda apapun. Semangat yang sama, menurutnya, harus terwujud dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

“Jadikan Idul Adha sebagai momentum untuk memperkuat hubungan dengan Allah melalui ketaatan, memperkuat hubungan dengan sesama melalui kepedulian, dan memperkuat hubungan dengan diri sendiri melalui keikhlasan dan kesabaran,” imbuhnya.

Di penghujung khutbahnya, Nurmadi juga mendorong jamaah untuk memperbaiki etika dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat, serta menjaga kesehatan sebagai modal utama dalam beribadah dan memberikan manfaat kepada orang lain. (lsi)

Sumber : Humas umy

Berita Terkait

Gotong Royong Warga Kayen Sukses Tuntaskan Qurban Sebelum Sore
Sindikat Curanmor Lintas Pulau Dibekuk di Bakauheni Saat Kabur ke Sumatera
Albizoo Condongcatur Dibuka, Anak Diajak Tinggalkan Gadget dan Belajar Alam
Pelat Nomor Dimodifikasi Siap-Siap Diburu ETLE Mulai Juni
‎Mahasiswa Seyegan Dibacok Brutal, Gigi Patah Dikeroyok Gerombolan Misterius
Polisi Buru Penyedia Safe House Pembacok Pelajar Kotabaru Jogja
Ribuan Jemaah Padati Masjid Agung Bantul Rayakan Idul Adha
246 PNS Sleman Terima SK Pensiun, Tetap Mengabdi Inspiratif

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:04 WIB

Gotong Royong Warga Kayen Sukses Tuntaskan Qurban Sebelum Sore

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:52 WIB

Sindikat Curanmor Lintas Pulau Dibekuk di Bakauheni Saat Kabur ke Sumatera

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:25 WIB

Albizoo Condongcatur Dibuka, Anak Diajak Tinggalkan Gadget dan Belajar Alam

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:36 WIB

Idul Adha 1447 H, Rektor UMY Ingatkan Kurban Tak Cukup Sembelih Hewan

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:14 WIB

Pelat Nomor Dimodifikasi Siap-Siap Diburu ETLE Mulai Juni

Berita Terbaru